Berita InternasionalHeadline NewsPertahanan Keamanan dan Ketertiban

Yordania Tembak Jatuh 5 Rudal Iran, Konflik Timur Tengah Kian Memanas

Amanda
×

Yordania Tembak Jatuh 5 Rudal Iran, Konflik Timur Tengah Kian Memanas

Sebarkan artikel ini
Yordania Tembak Jatuh 5 Rudal Iran, Konflik Timur Tengah Kian Memanas
Yordania Tembak Jatuh 5 Rudal Iran, Konflik Timur Tengah Kian Memanas

AMMAN, 30 Juli 2026 – Pertahanan udara Yordania kembali menembak jatuh lima rudal yang diluncurkan dari Iran pada Kamis (30/7) pagi waktu setempat. Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah militer Amerika Serikat menyelesaikan gelombang serangan besar-besaran terhadap puluhan target milik Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), sehingga memperburuk eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Yordania Gagalkan Serangan Lima Rudal Iran

Pertahanan udara Yordania berhasil mencegat lima rudal yang ditembakkan dari wilayah Iran menuju kawasan regional pada Kamis pagi. Menurut juru bicara Angkatan Bersenjata Yordania, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan yang dilaporkan akibat insiden tersebut.

Pencegatan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah udara Yordania di tengah meningkatnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Otoritas Yordania belum mengungkapkan tujuan akhir rudal-rudal tersebut, namun memastikan sistem pertahanan udara tetap berada dalam kondisi siaga penuh.

AS Luncurkan Serangan Besar ke Target IRGC

Beberapa jam sebelum insiden tersebut, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah menyelesaikan operasi militer yang berlangsung lebih dari dua jam.

Dalam pernyataannya, CENTCOM menyebut pasukan AS menyerang puluhan target milik Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), termasuk:

  • Pusat komando militer.
  • Fasilitas penyimpanan dan peluncuran rudal.
  • Basis drone.
  • Sistem pengawasan.
  • Fasilitas pertahanan pantai.

Washington menyatakan operasi tersebut merupakan respons atas serangan rudal Iran sebelumnya yang menargetkan pangkalan militer AS di Yordania.

Trump Ancam Iran dengan Serangan Lebih Keras

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menegaskan negaranya akan memberikan respons yang jauh lebih keras terhadap setiap serangan Iran terhadap kepentingan AS.

Pernyataan itu disampaikan setelah pangkalan militer Amerika di Yordania menjadi sasaran serangan rudal yang diklaim berasal dari Iran.

Ancaman tersebut kemudian diikuti operasi militer besar yang menyasar berbagai aset strategis IRGC.

Iran Kecam Serangan AS dan Arab Saudi

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Arab Saudi terhadap kelompok milisi yang didukung Teheran di Irak.

Dalam pernyataan resminya, Teheran menyebut operasi tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Irak.

Iran juga menilai tindakan itu melanggar Pasal 2 Ayat 4 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar hukum internasional.

Menurut pemerintah Iran, operasi militer tersebut merupakan bagian dari upaya Amerika Serikat dan Israel untuk memperluas konflik di kawasan Asia Barat.

Ketegangan Regional Kian Meningkat

Rangkaian aksi militer yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menunjukkan eskalasi konflik di Timur Tengah semakin meningkat.

Serangan rudal Iran terhadap pangkalan AS di Yordania, balasan militer Amerika terhadap target-target IRGC, hingga pencegatan rudal oleh pertahanan udara Yordania memperlihatkan risiko meluasnya konflik ke negara-negara lain di kawasan.

Hingga Kamis siang waktu setempat, belum ada tanda-tanda kedua pihak akan menurunkan tensi. Komunitas internasional pun terus mencermati perkembangan situasi karena dikhawatirkan dapat memicu konflik regional yang lebih luas.

Penulis : Amanda

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Official Content: wartabelanegara.com | Hash: 9e208c439b553cb859ccd5270e02aa1d | 2026

Yordania Tembak Jatuh 5 Rudal Iran, Konflik Timur Tengah Kian Memanas

Dibuat oleh Amanda pada 13:51 WIB, 31 Juli 2026

Konten artikel berita ini telah melalui proses verifikasi sesuai standar jurnalistik oleh Tim Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.

INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:

Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Sesuai Pasal 1 butir 11 UU Pers, kami menyediakan ruang Hak Jawab bagi pihak yang merasa dirugikan.