Update Korban Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel: 2 Orang Tewas, 10 hingga 11 Luka-Luka
Tangerang Selatan – Peristiwa ledakan hebat di kompleks pertokoan dan gudang buah Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu malam (14/10/2026), mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan sejumlah laporan media, jumlah korban luka masih bervariasi, berkisar antara 10 hingga 11 orang dalam laporan yang berbeda. Sementara itu, laporan lain menyebutkan total korban mencapai 12 orang, terdiri atas dua korban meninggal dunia dan 10 korban luka.
Perbedaan data tersebut menunjukkan bahwa informasi mengenai jumlah korban masih perlu dicocokkan dengan keterangan resmi kepolisian dan rumah sakit rujukan.
Identitas Korban Meninggal Dunia
Salah satu korban meninggal dunia diketahui bernama Achad Tri Prasetyo, berusia 40 tahun. Berdasarkan informasi yang telah diberitakan, korban dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan penanganan darurat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Fatmawati.
Sementara itu, korban meninggal dunia kedua dilaporkan ditemukan oleh tim SAR gabungan di bawah reruntuhan bangunan ruko yang terdampak ledakan.
Jenazah kedua korban dilaporkan dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Namun, identitas lengkap korban kedua masih memerlukan konfirmasi dari pihak berwenang.
Sejumlah Korban Luka Dirawat di Rumah Sakit
Selain korban meninggal dunia, sejumlah orang mengalami luka akibat ledakan dan runtuhnya bangunan di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pemberitaan sebelumnya, beberapa korban yang disebutkan namanya antara lain:
- Suryanto, dilaporkan mendapat penanganan di RS Fatmawati.
- Bahtiar, dilaporkan mendapat penanganan di RS Fatmawati.
- Mudyawati, dilaporkan dievakuasi ke RS Sari Asih Ciputat.
- Anasyah, dilaporkan dievakuasi ke RS Sari Asih Ciputat.
- Sarmin, dilaporkan dievakuasi ke RS Sari Asih Ciputat.
- Wahyu Muhammaddinno, dilaporkan dievakuasi ke RS Sari Asih Ciputat.
Nama-nama tersebut mengacu pada informasi yang telah beredar dalam pemberitaan mengenai kejadian tersebut. Kondisi medis terkini, tingkat keparahan luka, serta status perawatan masing-masing korban masih perlu dikonfirmasi kembali kepada rumah sakit atau pihak berwenang.
Rincian Jumlah Korban Masih Perlu Diperbarui
Sejumlah pemberitaan menyebutkan dua korban meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan delapan orang mengalami luka ringan.
Namun, terdapat pula laporan yang menyebutkan jumlah korban luka mencapai 11 orang, dengan rincian yang berbeda. Karena itu, angka tersebut belum dapat dipastikan sebagai data final tanpa pernyataan resmi terbaru.
Pembaruan data korban diperlukan untuk memastikan tidak terjadi perbedaan informasi mengenai jumlah korban meninggal dunia, korban luka berat, maupun korban luka ringan.
Polisi Pastikan Ledakan Bukan Bom
Dalam perkembangan penyelidikan, polisi menyatakan bahwa ledakan di Pasar Cimanggis bukan disebabkan oleh bom. Petugas menemukan gas etilen yang digunakan dalam proses pematangan buah di lokasi kejadian.
Gas etilen tersebut disimpan dalam tabung berukuran 52 kilogram. Meski demikian, penyebab teknis yang memicu ledakan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas terkait.
Ledakan tersebut juga mengakibatkan kerusakan berat pada sejumlah ruko. Beberapa bagian bangunan dilaporkan runtuh, sementara material bangunan dan barang dagangan berserakan di sekitar lokasi.
Petugas kepolisian telah melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dan melanjutkan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
Menunggu Keterangan Resmi Terbaru
Hingga informasi ini disusun, data identitas lengkap korban kedua serta perkembangan kondisi seluruh korban luka masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Masyarakat diimbau merujuk pada keterangan resmi kepolisian dan rumah sakit agar memperoleh informasi yang akurat mengenai jumlah korban dan kondisi mereka.
Redaksi akan memperbarui informasi ini setelah tersedia keterangan resmi terbaru mengenai identitas korban, jumlah korban luka, dan kondisi para korban yang menjalani perawatan.

Ano Bano merupakan jurnalis investigasi yang fokus pada isu hukum, hankamtibmas, dan keterbukaan informasi publik. Memiliki sertifikasi Kompetensi Wartawan Dewan Pers, Investigasi Tempo Institue. Berkomitmen menyajikan karya jurnalisme Profesional
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Diterbitkan pertama kali oleh Ano Bano pukul 06:28, tanggal 15 Oktober 2026 di Warta Bela Negara - WBN.
CATATAN REDAKSI
Pemberitaan dilaksanakan dengan mengacu pada UU Pers, kaidah jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
Apabila terdapat kekeliruan atau keberatan atas pemberitaan, pembaca dapat mengajukan hak jawab dan koreksi sesuai ketentuan yang berlaku.
PENERBIT
Warta Bela Negara - WBN (wartabelanegara.com)
Legalitas oleh PT Danakirti Media Groups. NIB: 2801220007313 · KBLI: 58130, 63122, 63912.






