DaerahToga dan Tomas

Solusi Efektip dan Selektip untuk Program MBG,Kang Oos Supyadin Angkat Bicara

Abah Rohman
0
×

Solusi Efektip dan Selektip untuk Program MBG,Kang Oos Supyadin Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini

 

Garut, 24 September 2025 – Maraknya kasus keracunan akibat konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di beberapa daerah menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua maupun siswa. Kondisi ini dinilai dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG yang sejatinya bertujuan untuk mendukung gizi dan kesehatan peserta didik.

Pemerhati kebijakan publik, Kang Oos Supyadin SE MM, menilai bahwa pihak terkait, dalam hal ini Badan Gizi Nasional (BGN), sudah merespons secara proaktif terkait kasus tersebut. Namun, menurutnya, dibutuhkan langkah-langkah strategis yang lebih efektif dan selektif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Dalam pernyataannya, Kang Oos menyampaikan beberapa solusi yang dinilai bisa memperkuat keberlangsungan program MBG:

1. Kantin sekolah sebagai mitra program MBG.
Menurutnya, kantin sekolah memiliki posisi strategis karena sehari-hari berinteraksi dengan siswa. Untuk itu, penunjukan kantin sekolah harus diatur dengan ketentuan ketat, profesional, serta transparan. Pengelolaan juga sebaiknya melibatkan komite sekolah dan Koperasi Desa Merah Putih.

2. Koperasi Desa Merah Putih sebagai penyedia kebutuhan MBG.
Koperasi ini dinilai mampu mendukung kebutuhan program MBG yang dikelola kantin sekolah. Oleh karena itu, kantin sekolah dianjurkan untuk menjadi anggota koperasi secara kelembagaan.

3. Pelibatan masyarakat sebagai pengawas program.
Masyarakat setempat diharapkan ikut berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan MBG di sekolah, sehingga program berjalan transparan dan akuntabel.

4. Mendorong ekonomi kerakyatan.
Kang Oos menegaskan bahwa program MBG harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan memanfaatkan sumber pangan dan gizi dari wilayah setempat, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan siswa, tetapi juga masyarakat sekitar.

 

“Semoga masukan ini bisa menjadi pertimbangan untuk perbaikan program MBG ke depan,” ujar Kang Oos menutup pernyataannya.
(Red)

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 16 Maret 2026

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Diterbitkan pertama kali oleh Abah Rohman Jam 20:58 Tanggal 24 September 2025 di Warta Bela Negara - WBN.

DARI REDAKSI

Kegiatan jurnalistik mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Berbadan Hukum : Pasal 1 angka 2, Pasal 9 ayat (2) , termasuk Pasal 4 ayat (3) kemerdekaan pers, Pasal 6 peranan pers, dan Pasal 8 perlindungan wartawan menjalankan tugas dan Peraturan Dewan Pers No. 5/Peraturan-DP/IV/2008 tentang Perlindungan Profesi Wartawan.

Catatan : Dalam Melaksanakan Tugas Wartawan Kami Dilengkapi ID Card Resmi dan memilki Barcode yang terhubung pada database atau teregistrasi di box redaksi

Tim Redaksi memeriksa setiap artikel yang dipublikasi sesuai : Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

SANGAHAN

Pembaca berhak memperoleh informasi yang tepat, akurat dan benar serta dapat menggunakan hak jika ada keberatan dan koreksi melalui : Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai ketentuan UU Pers dan mekanisme yang berlaku.

Penerbit

Warta Bela Negara - WBN
Situs: wartabelanegara.com

Legal

Danakirti Media News
Nomor: AHU-0017454.AH.01.01.

Bisnis

Danakirti Media Groups
Nomor: AHU-0005878.AH.01.01-2022
NIB: 2801220007313
NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI: 58130, 63122, 63912