Garut | Polres Garut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi paparan abu vulkanik yang dapat berdampak pada kesehatan, khususnya saluran pernapasan, mata, dan kulit. Senin (7/9/2026).
Abu vulkanik yang terlihat seperti debu biasa mengandung partikel sangat halus yang dapat dengan mudah masuk ke saluran pernapasan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak menganggap remeh kondisi lingkungan saat terjadi hujan abu vulkanik.
Kapolres Garut AKBP Niko N Adi Putra, S.H.,S.I.K.,M.H menghimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Apabila keluar rumah, penggunaan masker yang tepat seperti N95 atau KN9 sangat dianjurkan untuk membantu mengurangi paparan partikel abu vulkanik.
Selain menjaga saluran pernapasan, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan kacamata pelindung guna mencegah iritasi pada mata. Kebersihan diri juga menjadi hal penting dengan segera mencuci tangan, wajah, serta bagian tubuh yang terpapar abu menggunakan air mengalir dan sabun.
Pakaian yang digunakan saat beraktivitas di luar ruangan sebaiknya segera diganti dan dicuci secara terpisah. Dalam membersihkan lingkungan, masyarakat diminta berhati-hati dan membasahi abu terlebih dahulu agar tidak beterbangan. Penggunaan sapu basah atau kain basah menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan menyapu atau meniup abu dalam kondisi kering.
Pentingnya menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan air putih, mengonsumsi makanan bergizi, serta beristirahat dengan cukup. Ujar AKBP Niko saat ditemui awak media.
Kelompok masyarakat seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita gangguan pernapasan diharapkan mendapatkan perhatian lebih karena memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap dampak paparan abu vulkanik.
Apabila mengalami keluhan seperti batuk terus-menerus, sesak napas, nyeri atau iritasi mata, masyarakat dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Melalui imbauan ini, Polres Garut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dampak abu vulkanik. (KW)
Abah Rohman Priatna adalah jurnalis wilayah jawa di wartabelanegara.com dengan pengalaman di industri media. Sebelum bergabung dengan kami, ia aktif meliput isu-isu publik yang ada dimasyarakat. Ia memiliki ketertarikan besar pada jurnalisme investigatif dan penulisan mendalam (feature). Saat tidak menulis, Abah Rohman gemar membaca buku sejarah dan berdiskusi di komunitas literasi.
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Diterbitkan pertama kali oleh Abah Rohman pukul 15:32, tanggal 07 September 2026 di Warta Bela Negara - WBN.
CATATAN REDAKSI
Pemberitaan dilaksanakan dengan mengacu pada UU Pers, kaidah jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
Apabila terdapat kekeliruan atau keberatan atas pemberitaan, pembaca dapat mengajukan hak jawab dan koreksi sesuai ketentuan yang berlaku.
PENERBIT
Warta Bela Negara - WBN (wartabelanegara.com)
Legalitas oleh PT Danakirti Media Groups. NIB: 2801220007313 · KBLI: 58130, 63122, 63912.




