BANJARMASIN, 3 OKTOBER 2026 — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bersama Mabes Polri kembali mengidentifikasi 12 korban meninggal KM Virgo Transport 8 pada Jumat, 2 Oktober 2026. Dengan tambahan tersebut, total 63 dari 80 jenazah yang telah diterima RS Bhayangkara Banjarmasin berhasil diketahui identitasnya.
Daftar Lengkap 63 Korban Teridentifikasi
Tim DVI Polda Kalimantan Selatan bersama Mabes Polri mengumumkan identitas 12 korban terbaru dalam rilis perkembangan penanganan korban KM Virgo Transport 8 pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Tambahan 12 identitas tersebut membuat jumlah jenazah yang telah teridentifikasi meningkat dari 51 menjadi 63 orang. Sementara itu, dari total 80 jenazah yang telah diterima RS Bhayangkara Banjarmasin, masih terdapat 17 jenazah yang belum teridentifikasi.
Dari 12 korban yang baru teridentifikasi, sebanyak 11 merupakan laki-laki dan satu perempuan. Para korban berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, dan Kalimantan Selatan.
12 Korban Baru yang Berhasil Diidentifikasi
Berikut daftar 12 korban KM Virgo Transport 8 yang baru berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Kalsel:
- Yudis Tri Kurniawan — Sidoarjo, Jawa Timur, 20 tahun.
- Tigi Dadang Prayugi — Surabaya, Jawa Timur, 33 tahun.
- Jarot Setiawan — Blitar, Jawa Timur, 50 tahun.
- Sulisman — Malang, Jawa Timur, 39 tahun.
- Kumaedi — Kudus, Jawa Tengah, 45 tahun.
- Aji Albani — Pesawaran, Lampung, 26 tahun.
- M. Syahril — Barito Kuala, Kalimantan Selatan, 44 tahun.
- Imam Buhari — Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 28 tahun.
- Zaenal Walad Husen — Karawang, Jawa Barat, 44 tahun.
- Iyus — Garut, Jawa Barat, 60 tahun.
- M. Taufiq — Malang, Jawa Timur, 41 tahun.
- Marsiti — Banjarnegara, Jawa Tengah, 49 tahun.
Data 12 korban tersebut disampaikan dalam rilis DVI pada 2 Oktober 2026. Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Sumy Hastry Purwanti mengatakan jenazah tersebut merupakan korban yang ditemukan dan dievakuasi tim SAR gabungan dalam beberapa hari terakhir.
51 Korban Sebelumnya Telah Teridentifikasi
Sebelum 12 identitas terbaru diumumkan, Tim DVI telah mengidentifikasi 51 korban meninggal dunia.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi 41 korban yang telah teridentifikasi sebelumnya dan tambahan 10 korban yang diumumkan pada Rabu, 30 September 2026.
Berikut daftar lengkap 51 korban yang telah teridentifikasi sebelum tambahan 12 korban pada 2 Oktober 2026.
41 Korban yang Lebih Dahulu Teridentifikasi
- Reyner Fausta Yosilianto — Malang, Jawa Timur, 22 tahun.
- Nurul Rian Hidayat — Pamekasan, Jawa Timur, 33 tahun.
- Deny Ridzal Saputra — Kediri, Jawa Timur, 29 tahun.
- Imam Soeparno — Surabaya, Jawa Timur, 66 tahun.
- Erick Maisul Latif — Garut, Jawa Barat, 37 tahun.
- Risyan Kurnia Putra — Garut, Jawa Barat, 28 tahun.
- Surya — Tapin, Kalimantan Selatan, 59 tahun.
- Yuli — Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 29 tahun.
- Muhammad Abdiannoor — Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 30 tahun.
- Annas — Bangkalan, Jawa Timur, 48 tahun.
- Bagus Mahendra — Klaten, Jawa Tengah, 20 tahun.
- Aldo Nurrahmansyah — Surakarta, Jawa Tengah, 19 tahun.
- Jumbrik — Lamongan, Jawa Timur, 25 tahun.
- I Putu Angga Santyana — Mataram, Nusa Tenggara Barat, 21 tahun.
- Deny Dwi Saputra — Boyolali, Jawa Tengah, 32 tahun.
- Abdul Fikri — Purbalingga, Jawa Tengah, 27 tahun.
- Tuti — Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 29 tahun.
- Mashudi — Jepara, Jawa Tengah, 27 tahun.
- Feris Sudaryanto — Lampung Tengah, Lampung, 37 tahun.
- Aditya Firmansyah — Kediri, Jawa Timur, 19 tahun.
- Mahmud Suhadi — Jember, Jawa Timur, 43 tahun.
- Taruno Hidayat — Madiun, Jawa Timur, 47 tahun.
- Ibnu Darmawan — Kediri, Jawa Timur, 24 tahun.
- Purkam — Tulungagung, Jawa Timur, 64 tahun.
- Dwi Priyambodo — Kebumen, Jawa Tengah, 36 tahun.
- Tri Sutrisno — Kediri, Jawa Timur, 30 tahun.
- Riski Ananta Agusena — Kudus, Jawa Tengah, 23 tahun.
- Guntur Aji Pangestu — Kudus, Jawa Tengah, 27 tahun.
- Triyono Basuki — Surabaya, Jawa Timur, 45 tahun.
- Tihwin Nuryanto — Madiun, Jawa Timur, 43 tahun.
- Sugianto — Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 41 tahun.
- Ilham Muhammad Rozzaq — Jepara, Jawa Tengah, 21 tahun.
- Yuli Purwanto — Tulungagung, Jawa Timur, 47 tahun.
- Muhammad Kholis — Surabaya, Jawa Timur, 52 tahun.
- Surono — Jombang, Jawa Timur, 38 tahun.
- Muhammad Adam Assegaf — Kudus, Jawa Tengah, 19 tahun.
- Susanto — Blitar, Jawa Tengah, 36 tahun.
- Maulana Purwo Wibowo — Cilacap, Jawa Tengah, 19 tahun.
- Wati — Pangandaran, Jawa Barat, 48 tahun.
- Yaya Carya — Cirebon, Jawa Barat, 58 tahun.
- Bambang Setya Budi — Malang, Jawa Timur, 56 tahun.
10 Korban yang Teridentifikasi pada 30 September
Pada Rabu, 30 September 2026, Tim DVI Polda Kalimantan Selatan bersama Mabes Polri mengidentifikasi 10 korban baru. Dari jumlah tersebut terdiri atas delapan laki-laki dan dua perempuan.
Berikut nama-nama korban yang teridentifikasi pada gelombang tersebut:
- Mohamat Sholeh — Grobogan, Jawa Tengah, 33 tahun.
- Gondham Prakoso — Jombang, Jawa Timur, 32 tahun.
- Doddy Soemarno — Ngawi, Jawa Timur, 37 tahun.
- Jevon Joechil Jotham — Karanganyar, Jawa Tengah, 19 tahun.
- Sutila — Sumenep, Jawa Timur, 42 tahun.
- Aman Rahmandana — OKU Timur, Sumatera Selatan, 19 tahun.
- Erna — Tapin, Kalimantan Selatan, 60 tahun.
- Yudhiarisandi/Yudi Arisandi — Surabaya, Jawa Timur, 36 tahun.
- Danang Heriyanto/Dana Hariyanto — Boyolali, Jawa Tengah, 38 tahun.
- Nasib — Labuhanbatu/Labuhan Batu, Sumatera Utara, 43 tahun.
Dengan demikian, 41 korban sebelumnya ditambah 10 korban pada 30 September menghasilkan 51 korban teridentifikasi. Setelah ditambah 12 identitas baru pada 2 Oktober, jumlah keseluruhan menjadi 63 korban teridentifikasi.
17 Jenazah Masih Menunggu Identifikasi
Tim DVI masih melakukan proses identifikasi terhadap 17 jenazah yang belum diketahui identitasnya.
Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Sumy Hastry Purwanti menjelaskan bahwa kondisi sebagian jenazah yang telah ditemukan membuat proses identifikasi membutuhkan ketelitian lebih lanjut. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan mencocokkan data ante-mortem dari keluarga dengan data post-mortem dari jenazah.
Metode yang digunakan DVI mencakup pemeriksaan DNA, struktur gigi, ciri medis, serta data sekunder dan properti korban. Sampel pembanding dari keluarga juga menjadi bagian penting dalam proses identifikasi.
Update Korban KM Virgo Transport 8
Memasuki hari ke-20 operasi SAR, data penanganan korban menunjukkan 243 orang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan selamat, sedangkan 80 orang meninggal dunia. Sebanyak 80 jenazah telah diterima RS Bhayangkara Banjarmasin dan 63 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi.
Dengan demikian, masih terdapat 17 jenazah dalam proses identifikasi, sementara 55 orang lainnya masih dalam pencarian berdasarkan perkembangan operasi SAR yang disampaikan pada 2 Oktober 2026.
<h3>Rincian Data Korban</h3>
| Status | Jumlah |
|---|---|
| Total manifes | 243 orang |
| Selamat | 108 orang |
| Meninggal dunia | 80 orang |
| Jenazah teridentifikasi | 63 orang |
| Jenazah belum teridentifikasi | 17 orang |
| Masih dalam pencarian | 55 orang |
Angka tersebut menunjukkan bahwa proses penanganan korban KM Virgo Transport 8 masih berlangsung. Selain pencarian terhadap korban yang belum ditemukan, Tim DVI terus menyelesaikan proses identifikasi terhadap jenazah yang telah dievakuasi.
63 Korban KM Virgo Telah Teridentifikasi
Dengan tambahan 12 nama pada 2 Oktober 2026, daftar korban meninggal KM Virgo Transport 8 yang telah teridentifikasi kini mencapai 63 orang.
Sebanyak 51 nama berasal dari gelombang identifikasi yang telah diumumkan sebelumnya, sedangkan 12 nama terbaru merupakan hasil identifikasi DVI pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Proses identifikasi terhadap 17 jenazah lainnya masih berlangsung di RS Bhayangkara Banjarmasin. DVI akan mengumumkan identitas berikutnya setelah proses pencocokan data ante-mortem dan post-mortem dinyatakan memenuhi ketentuan identifikasi.
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Diterbitkan pertama kali oleh Tim Redaksi Jam 01:32 Tanggal 03 Oktober 2026 di Warta Bela Negara - WBN.
DARI REDAKSI
Kegiatan jurnalistik mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Berbadan Hukum : Pasal 1 angka 2, Pasal 9 ayat (2) , termasuk Pasal 4 ayat (3) kemerdekaan pers, Pasal 6 peranan pers, dan Pasal 8 perlindungan wartawan menjalankan tugas dan Peraturan Dewan Pers No. 5/Peraturan-DP/IV/2008 tentang Perlindungan Profesi Wartawan.
Catatan : Dalam Melaksanakan Tugas Wartawan Kami Dilengkapi ID Card Resmi dan memilki Barcode yang terhubung pada database atau teregistrasi di box redaksi
Tim Redaksi memeriksa setiap artikel yang dipublikasi sesuai : Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
SANGAHAN
Pembaca berhak memperoleh informasi yang tepat, akurat dan benar serta dapat menggunakan hak jika ada keberatan dan koreksi melalui : Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai ketentuan UU Pers dan mekanisme yang berlaku.
Penerbit
Warta Bela Negara - WBN
Situs: wartabelanegara.com
Legal
PT Danakirti Media News
Nomor: AHU-0017454.AH.01.01.
Bisnis
PT Danakirti Media Groups
Nomor: AHU-0005878.AH.01.01-2022
NIB: 2801220007313
NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI: 58130, 63122, 63912


