BANJARMASIN, 1 Oktober 2026 — Korban KM Virgo Transport 8 terus bertambah setelah tim SAR menemukan empat jenazah di wilayah Kalimantan Tengah pada hari ke-18 pencarian. Hingga Rabu malam, 78 korban meninggal telah ditemukan, 51 jenazah teridentifikasi dan 57 orang masih dalam pencarian.
78 Korban KM Virgo Ditemukan Meninggal
Berdasarkan perkembangan terbaru operasi SAR gabungan hingga Rabu, 30 September 2026, jumlah korban KM Virgo Transport 8 yang ditemukan mencapai 186 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 78 orang ditemukan meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 57 orang masih dalam proses pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes kapal.
Perkembangan tersebut terjadi setelah tim SAR gabungan menemukan empat jasad baru di wilayah Kalimantan Tengah pada hari ke-18 operasi pencarian.
74 Jenazah Sudah Diterima RS Bhayangkara
Dari total 78 korban meninggal yang telah ditemukan, 74 kantong jenazah telah diterima RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses pemeriksaan dan identifikasi.
Data DVI Polda Kalimantan Selatan pada Rabu malam menyebut sebanyak 51 jenazah telah berhasil diidentifikasi. Dengan demikian, masih ada 23 jenazah yang belum teridentifikasi dan masih menjalani proses pencocokan data.
Angka tersebut menjadi pembaruan penting dari data 28 September ketika jumlah jenazah yang telah teridentifikasi masih 41 orang. Dalam dua hari berikutnya, Tim DVI berhasil menambah 10 identitas sehingga totalnya menjadi 51.
10 Korban KM Virgo Terbaru Teridentifikasi
Pada Rabu, 30 September 2026, Tim DVI Polda Kalimantan Selatan bersama Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 10 korban baru. Dari jumlah tersebut terdiri atas delapan laki-laki dan dua perempuan.
Berikut nama-nama korban yang baru teridentifikasi:
- Mohamat Sholeh — Grobogan, Jawa Tengah, 33 tahun.
- Gondham Prakoso — Jombang, Jawa Timur, 32 tahun.
- Doddy Soemarno — Ngawi, Jawa Timur, 37 tahun.
- Jevon Joechil Jotham — Karanganyar, Jawa Tengah, 19 tahun.
- Sutila — Sumenep, Jawa Timur, 42 tahun.
- Aman Rahmandana — OKU Timur, Sumatera Selatan, 19 tahun.
- Erna — Tapin, Kalimantan Selatan, 60 tahun.
- Yudhiarisandi/Yudi Arisandi — Surabaya, Jawa Timur, 36 tahun.
- Danang Heriyanto/Dana Hariyanto — Boyolali, Jawa Tengah, 38 tahun.
- Nasib — Labuhanbatu/Labuhan Batu, Sumatera Utara, 43 tahun.
Dalam rilis DVI, rata-rata jenazah berhasil dikenali melalui kombinasi metode primer dan sekunder, termasuk pemeriksaan gigi, ciri medis, properti serta data pembanding lainnya.
41 Korban Sebelumnya Telah Teridentifikasi
Sebelum tambahan 10 korban pada 30 September, Tim DVI telah mengidentifikasi 41 jenazah. Daftar tersebut diumumkan setelah gelombang identifikasi 16 korban pada 28 September 2026.
Berikut daftar 41 korban yang telah teridentifikasi sebelumnya:
- Reyner Fausta Yosilianto — Malang, Jawa Timur, 22 tahun.
- Nurul Rian Hidayat — Pamekasan, Jawa Timur, 33 tahun.
- Deny Ridzal Saputra — Kediri, Jawa Timur, 29 tahun.
- Imam Soeparno — Surabaya, Jawa Timur, 66 tahun.
- Erick Maisul Latif — Garut, Jawa Barat, 37 tahun.
- Risyan Kurnia Putra — Garut, Jawa Barat, 28 tahun.
- Surya — Tapin, Kalimantan Selatan, 59 tahun.
- Yuli — Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 29 tahun.
- Muhammad Abdiannoor — Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 30 tahun.
- Annas — Bangkalan, Jawa Timur, 48 tahun.
- Bagus Mahendra — Klaten, Jawa Tengah, 20 tahun.
- Aldo Nurrahmansyah — Surakarta, Jawa Tengah, 19 tahun.
- Jumbrik — Lamongan, Jawa Timur, 25 tahun.
- I Putu Angga Santyana — Mataram, Nusa Tenggara Barat, 21 tahun.
- Deny Dwi Saputra — Boyolali, Jawa Tengah, 32 tahun.
- Abdul Fikri — Purbalingga, Jawa Tengah, 27 tahun.
- Tuti — Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 29 tahun.
- Mashudi — Jepara, Jawa Tengah, 27 tahun.
- Feris Sudaryanto — Lampung Tengah, Lampung, 37 tahun.
- Aditya Firmansyah — Kediri, Jawa Timur, 19 tahun.
- Mahmud Suhadi — Jember, Jawa Timur, 43 tahun.
- Taruno Hidayat — Madiun, Jawa Timur, 47 tahun.
- Ibnu Darmawan — Kediri, Jawa Timur, 24 tahun.
- Purkam — Tulungagung, Jawa Timur, 64 tahun.
- Dwi Priyambodo — Kebumen, Jawa Tengah, 36 tahun.
- Tri Sutrisno — Kediri, Jawa Timur, 30 tahun.
- Riski Ananta Agusena — Kudus, Jawa Tengah, 23 tahun.
- Guntur Aji Pangestu — Kudus, Jawa Tengah, 27 tahun.
- Triyono Basuki — Surabaya, Jawa Timur, 45 tahun.
- Tihwin Nuryanto — Madiun, Jawa Timur, 43 tahun.
- Sugianto — Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 41 tahun.
- Ilham Muhammad Rozzaq — Jepara, Jawa Tengah, 21 tahun.
- Yuli Purwanto — Tulungagung, Jawa Timur, 47 tahun.
- Muhammad Kholis — Surabaya, Jawa Timur, 52 tahun.
- Surono — Jombang, Jawa Timur, 38 tahun.
- Muhammad Adam Assegaf — Kudus, Jawa Tengah, 19 tahun.
- Susanto — Blitar, Jawa Tengah, 36 tahun.
- Maulana Purwo Wibowo — Cilacap, Jawa Tengah, 19 tahun.
- Wati — Pangandaran, Jawa Barat, 48 tahun.
- Yaya Carya — Cirebon, Jawa Barat, 58 tahun.
- Bambang Setya Budi — Malang, Jawa Timur, 56 tahun.
Daftar 41 nama tersebut tercatat dalam perkembangan identifikasi sebelum rilis 10 korban pada 30 September. Terdapat beberapa variasi penulisan nama dalam publikasi, sehingga pembaca sebaiknya merujuk pada hasil identifikasi resmi DVI untuk kepastian akhir.
Empat Jenazah Baru Ditemukan di Kalteng
Selain proses identifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin, operasi pencarian pada Rabu, 30 September, juga menghasilkan penemuan empat jasad di wilayah Kalimantan Tengah.
Satu jasad ditemukan di wilayah Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, pada pukul 02.07 WITA. Jasad tersebut kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Sukamara untuk penanganan dan identifikasi lebih lanjut.
Penemuan berikutnya terjadi setelah Kantor SAR Palangka Raya menerima informasi mengenai sebuah life craft yang telah memasuki wilayah Natai Kuini, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Kemudian pada pukul 14.30 WITA, tim SAR gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi tiga jasad di Sungai Teruntum, Kecamatan Sungai Hilir, Kabupaten Seruyan. Informasi penemuan diterima Kantor SAR Palangka Raya pada pukul 15.17 WITA.
Keempat temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari peningkatan jumlah korban meninggal yang ditemukan menjadi 78 orang.
Tim Penyelam Belum Menemukan Korban Tambahan di Bangkai Kapal
Pada hari ke-18 operasi SAR, tim penyelam gabungan Basarnas, TNI AL dan potensi SAR tetap melakukan penyisiran di bagian dalam badan KM Virgo Transport 8.
Namun, penyisiran pada Rabu tersebut belum menemukan korban tambahan di dalam bangkai kapal. Penemuan korban pada hari ke-18 justru berasal dari operasi pencarian di wilayah perairan dan pesisir Kalimantan Tengah.
Kondisi ini menjadi perhatian karena sebagian korban masih diduga berada di dalam badan kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa.
Peralatan Salvage KM Virgo Sudah Tersedia
Perkembangan lain yang penting adalah persiapan pengangkatan bangkai kapal.
Kementerian Perhubungan melalui KSOP Kelas I Banjarmasin sebelumnya memastikan peralatan untuk operasi salvage KM Virgo Transport 8 telah tersedia di Singapura.
Peralatan tersebut antara lain berupa crane barge atau kapal kran apung dan main boom yang akan digunakan untuk mendukung pengangkatan badan kapal dari dasar laut.
Namun, tersedianya peralatan belum berarti operasi pengangkatan telah dimulai. Pihak Protection and Indemnity (P&I) bersama pemilik kapal masih harus menentukan mitra pelaksana salvage.
Perkembangan ini penting karena Basarnas sebelumnya mendesak agar proses pengangkatan kapal dipercepat untuk membantu pencarian korban yang kemungkinan masih berada di dalam badan kapal.
Tiga Jenazah Ditemukan dari Dalam Kapal pada 29 September
Sebelum operasi hari ke-18, tim penyelam gabungan pada Selasa, 29 September, juga berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga jasad dari dalam bangkai KM Virgo Transport 8.
Dua jasad dievakuasi ke kapal KRI, sementara satu jasad lainnya dibawa ke KN SAR Pacitan. Ketiga korban kemudian mendapatkan penanganan sesuai prosedur untuk proses identifikasi.
Temuan tersebut memperlihatkan bahwa pencarian di dalam bangkai kapal masih menjadi bagian penting operasi, meskipun kondisi struktur kapal dan lingkungan bawah air membuat penyelaman menghadapi berbagai risiko.
Identifikasi Menggunakan Data Primer dan Sekunder
Tim DVI menggunakan berbagai metode dalam memastikan identitas korban. Pemeriksaan dapat menggunakan data primer seperti pemeriksaan gigi, serta data sekunder berupa ciri medis dan properti korban.
Dalam sejumlah kasus, pencocokan DNA dengan data keluarga juga diperlukan. Proses ini dilakukan untuk memastikan identitas korban secara akurat sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.
Dari 74 kantong jenazah yang telah diterima RS Bhayangkara Banjarmasin, 51 telah berhasil diidentifikasi. Sementara 23 lainnya masih diproses oleh Tim DVI.
Nakhoda KM Virgo Jadi Tersangka
Perkembangan terbaru pada 30 September juga datang dari proses penyidikan kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Direktorat Polisi Perairan Korpolairud Baharkam Polri menetapkan nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY sebagai tersangka. Penyidik juga melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.
Penetapan tersebut dilakukan setelah penanganan perkara dilimpahkan dari Polda Kalimantan Selatan kepada Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.
Kasubdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Kombes Pol Kukuh Prabowo menyatakan penyidikan masih berlanjut untuk mencari pihak lain yang dapat dimintai pertanggungjawaban.
Perkembangan hukum tersebut berlangsung bersamaan dengan operasi pencarian korban dan proses pengangkatan bangkai kapal yang masih dipersiapkan.
Data Terbaru KM Virgo hingga 30 September 2026
- Total manifes: 243 orang.
- Total korban telah ditemukan: 186 orang.
- Selamat: 108 orang.
- Meninggal dunia: 78 orang.
- Masih dalam pencarian: 57 orang.
- Total kantong jenazah diterima RS Bhayangkara: 74.
- Jenazah telah teridentifikasi: 51 orang.
- Jenazah belum teridentifikasi: 23 orang.
- Tambahan identifikasi 30 September: 10 orang.
- Tambahan korban ditemukan 30 September: 4 jasad di wilayah Kalimantan Tengah.
- Operasi SAR: memasuki hari ke-18.
- Peralatan salvage: telah tersedia di Singapura.
- Status penyelidikan: nakhoda KM Virgo berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Daftar Korban KM Virgo Masih Akan Bertambah
Proses pencarian dan identifikasi korban KM Virgo Transport 8 masih berlangsung. Dari 243 orang yang tercatat dalam manifes, 186 telah ditemukan, sedangkan 57 lainnya masih dalam pencarian.
Di sisi lain, dari 78 korban meninggal yang telah ditemukan, 74 kantong jenazah telah diterima RS Bhayangkara Banjarmasin. Sebanyak 51 telah berhasil diidentifikasi dan 23 masih menjalani proses pencocokan data.
Dengan operasi SAR yang masih berjalan dan proses salvage yang sedang dipersiapkan, daftar korban serta jumlah identitas yang berhasil dikonfirmasi masih dapat berubah. Pembaruan selanjutnya akan mengikuti hasil resmi Basarnas dan Tim DVI Polda Kalimantan Selatan.
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Diterbitkan pertama kali oleh FAAL Redaksi Jam 04:18 Tanggal 01 Oktober 2026 di Warta Bela Negara - WBN.
DARI REDAKSI
Kegiatan jurnalistik mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Berbadan Hukum : Pasal 1 angka 2, Pasal 9 ayat (2) , termasuk Pasal 4 ayat (3) kemerdekaan pers, Pasal 6 peranan pers, dan Pasal 8 perlindungan wartawan menjalankan tugas dan Peraturan Dewan Pers No. 5/Peraturan-DP/IV/2008 tentang Perlindungan Profesi Wartawan.
Catatan : Dalam Melaksanakan Tugas Wartawan Kami Dilengkapi ID Card Resmi dan memilki Barcode yang terhubung pada database atau teregistrasi di box redaksi
Tim Redaksi memeriksa setiap artikel yang dipublikasi sesuai : Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
SANGAHAN
Pembaca berhak memperoleh informasi yang tepat, akurat dan benar serta dapat menggunakan hak jika ada keberatan dan koreksi melalui : Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai ketentuan UU Pers dan mekanisme yang berlaku.
Penerbit
Warta Bela Negara - WBN
Situs: wartabelanegara.com
Legal
PT Danakirti Media News
Nomor: AHU-0017454.AH.01.01.
Bisnis
PT Danakirti Media Groups
Nomor: AHU-0005878.AH.01.01-2022
NIB: 2801220007313
NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI: 58130, 63122, 63912


