JAYAPURA, 2 September 2026 – Gempa bumi magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Papua pada Rabu (2/9/2026) pukul 07.04.55 WIB atau 09.04.55 WIT. BMKG mencatat episenter gempa berada 52 kilometer barat daya Kabupaten Jayapura dengan kedalaman 100 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Papua
Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa Papua terjadi pada Rabu, 2 September 2026. Gempa tercatat memiliki kekuatan magnitudo 5,5.
Episenter gempa berada pada koordinat 3,15° Lintang Selatan dan 139,41° Bujur Timur. Lokasi tersebut berada sekitar 52 kilometer barat daya Kabupaten Jayapura, Papua.
BMKG mencatat gempa berada pada kedalaman 100 kilometer. Dengan kedalaman tersebut, guncangan gempa dapat dirasakan di sejumlah wilayah di sekitar episenter, tergantung kondisi dan jarak masing-masing daerah.
Gempa Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG memastikan gempa Papua tersebut tidak berpotensi tsunami. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan.
Informasi gempa tersebut juga tercantum dalam daftar gempa bumi terkini BMKG melalui Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah V. Gempa Papua dengan magnitudo 5,5 dan kedalaman 100 kilometer masuk dalam daftar gempa bermagnitudo di atas 5,0.
KPU Papua Pegunungan Imbau Masyarakat Tetap Tenang
Menyikapi gempa tersebut, KPU Provinsi Papua Pegunungan mengimbau seluruh jajaran, pegawai, serta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
KPU Papua Pegunungan mengingatkan seluruh jajaran agar memperhatikan informasi dan arahan resmi BMKG serta instansi berwenang lainnya. Masyarakat juga diharapkan memperoleh informasi kebencanaan dari sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Jangan Sebarkan Informasi yang Belum Terverifikasi
Selain meningkatkan kewaspadaan, masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi mengenai gempa yang belum terverifikasi. Informasi yang keliru dapat menimbulkan kepanikan, terutama setelah terjadi guncangan.
KPU Papua Pegunungan juga mengajak seluruh jajaran memastikan kondisi lingkungan kerja tetap aman. Langkah kewaspadaan perlu dilakukan apabila kembali terjadi guncangan atau kondisi yang membutuhkan pertolongan.
Kesiapsiagaan dan kepedulian bersama menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana alam. Masyarakat diharapkan tetap mengikuti perkembangan informasi dari BMKG dan lembaga resmi lainnya.
Warga Diminta Tetap Waspada
Dengan adanya gempa Papua magnitudo 5,5, masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan. Apabila terjadi gempa susulan, warga dapat mengikuti langkah keselamatan sesuai arahan petugas dan instansi berwenang.
Jajaran dan staf Sekretariat KPU Provinsi Papua Pegunungan juga diminta menjaga keselamatan diri serta saling membantu apabila terjadi kondisi yang membutuhkan pertolongan.
Informasi terbaru mengenai aktivitas gempa dan potensi gempa susulan sebaiknya selalu mengacu pada pembaruan resmi BMKG.
Penulis : Amanda
Amanda Putri merupakan jurnalis muda yang fokus pada isu teknologi, ekonomi, dan sosial politik. Sekaligus mahasiwa jurusan Bisnis Digital. Aktif mengikuti perkembangan berita terkini dan berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, relevan, serta adaptif terhadap tren media digital.
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Diterbitkan pertama kali oleh Amanda pukul 19:22, tanggal 02 September 2026 di Warta Bela Negara - WBN.
CATATAN REDAKSI
Pemberitaan dilaksanakan dengan mengacu pada UU Pers, kaidah jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
Apabila terdapat kekeliruan atau keberatan atas pemberitaan, pembaca dapat mengajukan hak jawab dan koreksi sesuai ketentuan yang berlaku.
PENERBIT
Warta Bela Negara - WBN (wartabelanegara.com)
Legalitas oleh PT Danakirti Media Groups. NIB: 2801220007313 · KBLI: 58130, 63122, 63912.






