Kriminal

Duel Maut Sukatani Bekasi Dipicu Masalah Korek Api

Ano Bano
4
×

Duel Maut Sukatani Bekasi Dipicu Masalah Korek Api

Sebarkan artikel ini
Duel Maut Sukatani Bekasi Dipicu Masalah Korek Api
Duel Maut Sukatani Bekasi Dipicu Masalah Korek Api

“Kronologi Duel Maut Remaja di Sukatani Bekasi, Dipicu Masalah Korek Api”

Bekasi, 13 Oktober 2026 – Perselisihan yang diduga dipicu masalah korek api berujung maut dalam perkelahian menggunakan senjata tajam jenis celurit antara dua remaja berusia 15 tahun, AM dan RM, di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) dini hari. AM meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam. Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, mengungkapkan kedua remaja diduga menyepakati perkelahian melalui percakapan WhatsApp. Polisi mengamankan RM di kediamannya sekitar pukul 08.00 WIB, sekitar enam jam setelah kejadian.

Duel Maut Sukatani Bekasi Diduga Dipicu Masalah Korek Api

Kasus ini merupakan perkembangan dari pemberitaan sebelumnya mengenai penemuan jasad dengan luka senjata tajam di Sukatani, Bekasi. Setelah penemuan tersebut, kepolisian mengungkap dugaan bahwa kematian remaja berinisial AM berkaitan dengan perkelahian menggunakan celurit.

Perselisihan yang melibatkan AM dan RM, keduanya berusia 15 tahun, diduga bermula dari masalah korek api. Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi kesepakatan untuk melakukan perkelahian.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, menjelaskan bahwa polisi masih mendalami rangkaian kejadian yang mengakibatkan AM meninggal dunia.

Menurut keterangan kepolisian, kedua remaja diduga menyepakati perkelahian melalui percakapan WhatsApp sebelum kejadian berlangsung.

Kronologi Duel Celurit yang Menewaskan AM

Perselisihan Bermula dari Masalah Korek Api

Dugaan awal penyebab peristiwa bermula dari persoalan korek api yang melibatkan AM dan RM. Perselisihan itu kemudian berkembang hingga keduanya diduga sepakat menyelesaikan masalah melalui perkelahian.

Detail mengenai bagaimana persoalan tersebut bermula dan berkembang menjadi konflik masih perlu dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik.

Kesepakatan Duel Diduga Dibuat melalui WhatsApp

Penyidik mendalami komunikasi antara AM dan RM melalui aplikasi WhatsApp. Percakapan tersebut diduga berkaitan dengan kesepakatan untuk melakukan perkelahian menggunakan celurit.

Komunikasi digital itu dapat membantu penyidik merekonstruksi rangkaian kejadian sebelum duel berlangsung, termasuk waktu dan tempat yang diduga disepakati kedua remaja.

AM Meninggal Dunia setelah Mengalami Luka Senjata Tajam

Perkelahian tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa (13/10/2026) dini hari. Dalam peristiwa itu, AM mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

AKP Aliyani menyebut korban mengalami dua luka pada bagian punggung dan satu luka di bagian depan leher.

Temuan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengungkap bagaimana perkelahian berlangsung dan bagaimana korban mengalami luka fatal.

RM Diamankan Sekitar Enam Jam Setelah Kejadian

Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengamankan RM di kediamannya di Kampung Kaliabang, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, pada Selasa sekitar pukul 08.00 WIB.

Pengamanan tersebut dilakukan sekitar enam jam setelah kejadian yang dilaporkan berlangsung pada pukul 02.00 WIB.

RM kemudian dibawa ke Polsek Sukatani untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku bagi anak yang berhadapan dengan hukum.

Polisi Amankan Dua Bilah Celurit

Dalam penanganan perkara ini, polisi turut mengamankan dua bilah celurit yang diduga berkaitan dengan perkelahian tersebut.

Barang bukti itu akan diperiksa sebagai bagian dari proses penyidikan. Penyidik juga mendalami keterangan saksi serta komunikasi yang diduga berkaitan dengan kesepakatan duel.

Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengungkap kronologi secara utuh dan memastikan peran masing-masing pihak berdasarkan bukti yang diperoleh.

Penyidikan Kasus Duel Maut Sukatani Berlanjut

Terungkapnya dugaan pemicu berupa masalah korek api memberikan gambaran awal mengenai latar belakang duel maut di Sukatani. Namun, kronologi lengkap, detail perselisihan, dan peran masing-masing pihak tetap harus dipastikan melalui proses penyidikan.

Kasus ini bermula dari penemuan jasad remaja dengan luka senjata tajam, yang kemudian mengarah pada penyelidikan dugaan perkelahian menggunakan celurit. Perkembangan selanjutnya bergantung pada hasil pemeriksaan saksi, barang bukti, dan proses hukum yang dijalankan kepolisian.

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Diterbitkan pertama kali oleh Ano Bano Jam 20:45 Tanggal 13 Oktober 2026 di Warta Bela Negara - WBN.

DARI REDAKSI

Kegiatan jurnalistik mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Berbadan Hukum : Pasal 1 angka 2, Pasal 9 ayat (2) , termasuk Pasal 4 ayat (3) kemerdekaan pers, Pasal 6 peranan pers, dan Pasal 8 perlindungan wartawan menjalankan tugas dan Peraturan Dewan Pers No. 5/Peraturan-DP/IV/2008 tentang Perlindungan Profesi Wartawan.

Catatan : Dalam Melaksanakan Tugas Wartawan Kami Dilengkapi ID Card Resmi dan memilki Barcode yang terhubung pada database atau teregistrasi di box redaksi

Tim Redaksi memeriksa setiap artikel yang dipublikasi sesuai : Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

SANGAHAN

Pembaca berhak memperoleh informasi yang tepat, akurat dan benar serta dapat menggunakan hak jika ada keberatan dan koreksi melalui : Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai ketentuan UU Pers dan mekanisme yang berlaku.

Penerbit

Warta Bela Negara - WBN
Situs: wartabelanegara.com

Legal

Danakirti Media News
Nomor: AHU-0017454.AH.01.01.

Bisnis

Danakirti Media Groups
Nomor: AHU-0005878.AH.01.01-2022
NIB: 2801220007313
NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI: 58130, 63122, 63912