DaerahPeristiwa

Tawuran Manggarai Tiga Kali Sehari, Kios Terbakar, 6 Orang Diamankan

Ano Bano
0
×

Tawuran Manggarai Tiga Kali Sehari, Kios Terbakar, 6 Orang Diamankan

Sebarkan artikel ini
Tawuran Manggarai, 6 Orang Diamankan Polisi
Tawuran Manggarai, 6 Orang Diamankan Polisi

JAKARTA — Tawuran antarkelompok warga kembali pecah di kawasan Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2026). Bentrokan dilaporkan berlangsung dalam tiga gelombang, mulai dini hari, pagi, hingga sore menjelang Magrib.

Aksi saling serang menggunakan batu, petasan, senjata tajam, dan bom molotov menyebabkan sejumlah kios atau lapak pedagang rusak hingga terbakar serta beberapa sepeda motor mengalami kerusakan. Hingga Senin (19/10/2026), polisi telah mengamankan enam orang yang diduga terlibat dan masih mendalami peran masing-masing.

Kronologi Tawuran Manggarai Tiga Kali dalam Sehari

Bentrokan di sekitar Stasiun Manggarai terjadi berulang kali dalam rentang waktu kurang dari sehari. Situasi tersebut membuat warga dan pedagang di sekitar lokasi khawatir terhadap keselamatan diri maupun barang milik mereka.

Bentrokan pertama terjadi dini hari

Gelombang pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.57 WIB. Namun, detail pemicu dan kronologi lengkap bentrokan pada tahap awal ini belum diketahui secara pasti.

Kericuhan kembali terjadi pada pagi hari

Bentrokan kembali dilaporkan sekitar pukul 09.30 WIB. Situasi kembali memanas ketika dua kelompok terlibat aksi saling serang di kawasan yang sama.

Kehadiran aparat membantu meredakan situasi, tetapi ketegangan kembali muncul pada sore hari.

Bentrokan sore berujung pembakaran kios

Gelombang ketiga terjadi pada Minggu sore menjelang Magrib. Bentrokan kali ini dilaporkan menjadi yang paling parah karena aksi saling serang disertai pembakaran barang milik warga.

Sejumlah kios atau lapak pedagang mengalami kerusakan, sementara beberapa sepeda motor turut menjadi sasaran perusakan. Aktivitas usaha warga di sekitar lokasi ikut terganggu karena situasi yang tidak kondusif.

Petasan Diduga Memicu Bentrokan

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan menjelaskan, tawuran bermula dari provokasi sejumlah kelompok pemuda yang menggunakan petasan.

Aksi tersebut kemudian berkembang menjadi saling lempar antarkelompok hingga memicu kericuhan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyatakan bahwa bentrokan melibatkan aksi saling memprovokasi dan pembakaran petasan.

Meski demikian, penyebab mendasar perselisihan kedua kelompok masih perlu didalami. Penggunaan petasan disebut sebagai pemicu kericuhan, tetapi belum cukup untuk memastikan akar konflik yang membuat tawuran berulang tiga kali dalam sehari.

Sejumlah Kios Terbakar dan Sepeda Motor Rusak

Dampak bentrokan tidak hanya dirasakan oleh kelompok yang bertikai, tetapi juga masyarakat yang menjalankan aktivitas di sekitar Stasiun Manggarai.

Sejumlah kios atau lapak pedagang dilaporkan rusak hingga terbakar. Beberapa sepeda motor yang berada di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan akibat aksi massa.

Kondisi tersebut menimbulkan kerugian materi bagi warga. Pedagang di sekitar lokasi terpaksa meningkatkan kewaspadaan karena khawatir tempat usaha mereka kembali menjadi sasaran.

Sementara itu, klaim mengenai kerusakan halte TransJakarta, pecahnya kaca sejumlah ruko, dan kelumpuhan lalu lintas selama hampir dua jam belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia.

Polisi Amankan Enam Orang Pelaku

Kepolisian telah mengamankan enam orang terkait tawuran di kawasan Stasiun Manggarai. Mereka masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing dalam bentrokan tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan mengatakan, penyidik masih menelusuri keterlibatan orang-orang yang diamankan.

Dengan demikian, informasi mengenai 12 pemuda yang ditangkap belum sesuai dengan keterangan terbaru yang tersedia. Status keenam orang tersebut juga perlu dibedakan dari penetapan tersangka karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Polisi menyatakan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian yang dilaporkan sejauh ini berupa kerusakan material.

Posko Bersama Disiapkan untuk Mencegah Tawuran Susulan

Untuk mencegah bentrokan berulang, kepolisian bersama TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat berencana membentuk posko bersama di kawasan rawan tawuran Manggarai.

Langkah ini diharapkan memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat penanganan apabila ketegangan kembali muncul.

Pramono Anung menyayangkan tawuran yang kembali terjadi meskipun fasilitas publik untuk kegiatan olahraga telah disediakan bagi warga setempat.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan diharapkan tidak hanya mengandalkan penjagaan, tetapi juga memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta kelompok pemuda untuk mencegah konflik serupa.

Polisi Pastikan Situasi Berangsur Kondusif

Kepolisian menyatakan kondisi di lokasi telah terkendali dan arus lalu lintas dari kedua arah kembali kondusif setelah bentrokan diredam.

Meski demikian, pengamanan tetap diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan aksi susulan. Penyelidikan terhadap enam orang yang diamankan juga menjadi bagian dari upaya mengungkap peran masing-masing dalam kericuhan tersebut.

Berulangnya tawuran dalam tiga gelombang pada satu hari menjadi perhatian serius karena dampaknya tidak hanya menyangkut keamanan, tetapi juga keselamatan warga, kerugian pedagang, dan ketertiban aktivitas masyarakat di sekitar Stasiun Manggarai.

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Diterbitkan pertama kali oleh Ano Bano pukul 17:52, tanggal 19 Oktober 2026 di Warta Bela Negara - WBN.

CATATAN REDAKSI

Pemberitaan dilaksanakan dengan mengacu pada UU Pers, kaidah jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Apabila terdapat kekeliruan atau keberatan atas pemberitaan, pembaca dapat mengajukan hak jawab dan koreksi sesuai ketentuan yang berlaku.

PENERBIT

Warta Bela Negara - WBN (wartabelanegara.com)

Legalitas oleh PT Danakirti Media Groups. NIB: 2801220007313 · KBLI: 58130, 63122, 63912.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas SiliwangiJenderal Suyudi Ario Seto - Menjadi Polisi Adalah Kehormatan