JAKARTA, 21 April 2026 — Peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis perempuan dalam mendorong integritas dan transparansi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai nilai perjuangan R.A. Kartini relevan dalam membangun budaya antikorupsi melalui peran perempuan di keluarga, pendidikan, dan lingkungan kerja.
Perempuan Jadi Agen Perubahan Budaya Antikorupsi
Peringatan Hari Kartini tidak hanya dimaknai sebagai simbol perjuangan kesetaraan gender, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya peran perempuan dalam membangun masyarakat yang berintegritas. KPK menilai perempuan memiliki posisi krusial sebagai agen perubahan yang mampu menanamkan nilai kejujuran, keberanian, dan kepedulian sosial.
Peran tersebut terlihat nyata dalam lingkup keluarga hingga dunia kerja. Perempuan dinilai mampu menjadi teladan dalam membangun karakter antikorupsi sejak dini. Dengan demikian, upaya pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pembentukan nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
KPK: Integritas Harus Dimulai dari Diri Sendiri
Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati Iskak, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun budaya antikorupsi. Ia menilai integritas harus dimulai dari diri sendiri dan dijaga secara konsisten.
“Sebagai pimpinan perempuan, saya meyakini integritas pemimpin akan tercermin dan menjadi contoh bagi timnya. Namun, tantangan menjaga integritas tidak hanya hadir di lingkungan kerja,” ujarnya.
Menurut Yuyuk, meski budaya integritas sudah terbangun di lingkungan KPK, tantangan sesungguhnya justru sering muncul dalam kehidupan sehari-hari, seperti di rumah dan ruang sosial lainnya.
“Ketika kita konsisten antara apa yang diyakini, diucapkan, dan dilakukan, maka integritas akan tetap terjaga,” tambahnya.
Komitmen Integritas Harus Berjalan Setiap Saat
Senada dengan hal tersebut, Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Dian Novianti, menekankan bahwa integritas bukan sekadar konsep, melainkan komitmen yang harus dijalankan setiap waktu.
“Menjaga integritas adalah komitmen 24 jam, tujuh hari dalam seminggu. Integritas harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan konsistensi perilaku,” jelasnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa upaya membangun budaya antikorupsi memerlukan kesadaran kolektif dan konsistensi dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam kondisi diawasi maupun tidak.
Nilai Kartini Tetap Relevan di Era Modern
Pandangan serupa disampaikan oleh seniman perempuan, Widi Mulia, yang menilai bahwa nilai-nilai Kartini tetap hidup dan relevan hingga saat ini. Dalam Podcast Kanal KPK, ia menegaskan bahwa sosok Kartini masa kini adalah perempuan yang berani berbagi akses dan menolak praktik korupsi.
“Menjadi Kartini bukan soal menjadi sempurna, melainkan keberanian berkontribusi dan menjaga integritas dalam setiap peran,” tuturnya.
Widi juga menyoroti bahwa pembentukan integritas dimulai dari lingkup paling dasar, yakni keluarga. Nilai kejujuran dan tanggung jawab yang ditanamkan sejak dini akan membentuk karakter individu yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk godaan korupsi.
Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi
KPK menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab lembaga penegak hukum, tetapi merupakan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks ini, perempuan memiliki peran strategis melalui pendidikan, advokasi, dan keteladanan.
Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun masyarakat yang bersih dari korupsi masih terus berlangsung. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat peran perempuan dalam mencegah dan memberantas korupsi.
Melalui semangat Kartini, KPK mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang lebih adil, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Informasi lebih lanjut terkait peringatan Hari Kartini juga dapat diakses melalui kanal digital resmi KPK.
Sumber Berita:
KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)

Aninggelldivita merupakan jurnalis dan editor Warta Bela Negara yang berdedikasi menyajikan berita akurat, berimbang, dan edukatif. Kompetensinya diperkuat dengan Sertifikasi Wartawan resmi dari Dewan Pers RI. Di luar dunia jurnalistik, ia adalah mahasiswi aktif di Fakultas Hukum dan Ilmu Komunikasi.
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Diterbitkan pertama kali oleh Aninggell pukul 22:33, tanggal 21 April 2026 di Warta Bela Negara - WBN.
CATATAN REDAKSI
Pemberitaan dilaksanakan dengan mengacu pada UU Pers, kaidah jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
Apabila terdapat kekeliruan atau keberatan atas pemberitaan, pembaca dapat mengajukan hak jawab dan koreksi sesuai ketentuan yang berlaku.
PENERBIT
Warta Bela Negara - WBN (wartabelanegara.com)
Legalitas oleh PT Danakirti Media Groups. NIB: 2801220007313 · KBLI: 58130, 63122, 63912.




