Organisasi

KEJAWEN Tegaskan Dan Lestarikan Budaya Jawa Dan Kebangsaan Melalui Ambalwarso Ke-11

×

KEJAWEN Tegaskan Dan Lestarikan Budaya Jawa Dan Kebangsaan Melalui Ambalwarso Ke-11

Sebarkan artikel ini

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

 

Jakarta 10 Oktober 2025 Dalam semangat pelestarian budaya dan penguatan jati diri bangsa, organisasi KEJAWEN (Kerukunan Jawa Tulen) menegaskan kembali posisinya sebagai wadah kebersamaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya Jawa, bukan sebagai aliran kepercayaan atau ajaran spiritual tertentu.

Ketua Umum KEJAWEN, R. Adi Sucipto, S.Ip, dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (10/10/2025), menekankan bahwa keberadaan KEJAWEN berorientasi pada penguatan karakter dan moral bangsa melalui nilai-nilai budaya. “Budaya adalah benteng moral bangsa. Kami hadir bukan hanya untuk merawat budaya Jawa, tetapi juga mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berpijak pada semangat UUD 1945, Pancasila, dan kebhinekaan,” ujarnya.

Salah satu pilar utama kegiatan KEJAWEN adalah Komunitas Wayang Nusantara (KWN), yang berperan aktif dalam melestarikan seni pertunjukan wayang — warisan adi luhung Nusantara. Melalui KWN, KEJAWEN tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, tetapi juga mengadakan edukasi budaya, pelatihan dalang muda, dokumentasi cerita klasik, serta pengembangan konten digital berbasis budaya.

Momentum Ambalwarso ke-11 KEJAWEN dan ke-4 KWN kali ini diangkat dengan tema “KEJAWEN & KWN, Merawat Jati Diri, Mengawal Negeri”. Acara ini dimaknai bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi dan peneguhan komitmen terhadap tiga hal utama:

1. Pelestarian budaya Jawa dan Nusantara, khususnya seni wayang, sebagai identitas dan pemersatu bangsa.

2. Partisipasi aktif dan konstruktif dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang kebudayaan, pendidikan, dan pembangunan karakter bangsa.

3. Penegasan jati diri KEJAWEN sebagai wadah kerukunan budaya, bukan sekte atau aliran kepercayaan.

 

R. Adi Sucipto juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur budaya Jawa seperti andhap asor, tepa slira, gotong royong, dan ajining dhiri. “Menjadi Jawa sejati bukan soal darah atau keturunan, tetapi bagaimana kita menghidupkan nilai-nilai itu dalam tindakan,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, tokoh budaya Gus Sigit menambahkan pesan penuh makna:

> “Nguri-uri budaya dudu mung kagem nostalgia, nanging kagem masa depan kang luwih adiluhung.”
(Melestarikan budaya bukan sekadar untuk nostalgia, tetapi demi masa depan yang lebih luhur).
(Gus Sigit)

Informasi Terkait: Baca rangkuman berita Nasional, Daerah, dan Internasional terbaru secara lengkap di halaman Berita Terkini Wartabelanegara .

Official Content: wartabelanegara.com | Hash: e7069490cdca4de75e01dfae01719b5b | 2026

KEJAWEN Tegaskan Dan Lestarikan Budaya Jawa Dan Kebangsaan Melalui Ambalwarso Ke-11

Diterbitkan pertama kali oleh Abah Rohman pada 16:02 WIB, 10 Oktober 2025

Seluruh konten di portal Warta Bela Negara telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan sesuai standar operasional prosedur oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.

INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:

Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Kami menjamin perlindungan Hak Cipta atas seluruh materi yang dipublikasikan. Penyalinan tanpa izin atau pelanggaran hak intelektual akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Sesuai Pasal 1 butir 11 UU Pers, kami menyediakan ruang Hak Jawab bagi pihak yang merasa dirugikan.
Fingerprint: Warta Bela Negara - WBN-17444

WARTA BELA NEGARA
Penerbit: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik wartabelanegara.com berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh Sesuai UU Pers No. 40/1999