Berita UtamaHeadline NewsKesehatan Jiwa

Keren! RSUD Dr. Soetomo Catat Sejarah, Lakukan Psychosurgery Pertama di Indonesia

×

Keren! RSUD Dr. Soetomo Catat Sejarah, Lakukan Psychosurgery Pertama di Indonesia

Sebarkan artikel ini
RSUD Dr Soetomo Catat Sejarah, Lakukan Psychosurgery Pertama di Indonesia
RSUD Dr Soetomo Catat Sejarah, Lakukan Psychosurgery Pertama di Indonesia

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Surabaya, 29 April 2026– RSUD Dr. Soetomo kembali menorehkan sejarah dalam dunia kesehatan Indonesia dengan melaksanakan tindakan psychosurgery pertama di Tanah Air melalui prosedur Stereotactic Capsulotomy, sebuah metode bedah saraf presisi untuk menangani gangguan kejiwaan berat yang tidak merespons terapi konvensional.
Tindakan medis bersejarah tersebut dilaksanakan di Ruang Operasi Graha STOC RSUD Dr. Soetomo pada Rabu, 22 April 2026, dan menjadi tonggak baru dalam pengembangan layanan kesehatan jiwa berbasis teknologi tinggi di Indonesia.
Pelaksanaan prosedur ini merupakan hasil kolaborasi internasional antara RSUD Dr. Soetomo dengan West China Hospital, Sichuan University, Chengdu, China, salah satu institusi kesehatan terkemuka di dunia yang dikenal memiliki keunggulan dalam bidang bedah saraf dan riset medis.

Kolaborasi Internasional Perkuat Layanan Kesehatan Indonesia

Menjelang pelaksanaan operasi, jajaran Direksi RSUD Dr. Soetomo bersama tim multidisiplin psychosurgery menyambut langsung tim dokter spesialis bedah saraf dari West China Hospital.
Tim medis yang terlibat dari pihak RSUD Dr. Soetomo antara lain:
  1. dr. Heri Subianto, Sp.BS., Subsp.FN(K)
  2. Dr. Ahmad Fahmi, dr., Sp.BS., Subsp.FN(K)
  3. dr. Azimatul Karimah, Sp.KJ., Subsp.KL(K), FISCM
Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Dr. Cita R.S. Prakoeswa, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya Jawa Timur.
⁠“Kami menyambut baik kerja sama dengan West China Hospital sebagai salah satu pusat layanan kesehatan terkemuka dunia. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan kompetensi tenaga medis, serta mempercepat transfer teknologi dalam bidang bedah saraf dan kesehatan jiwa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama ini juga sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menghadirkan layanan kesehatan bertaraf internasional.

Terobosan Baru Penanganan Gangguan Jiwa Berat

Menurut Prof. Cita, pelaksanaan psychosurgery ini merupakan bentuk nyata komitmen rumah sakit dalam menyediakan layanan inovatif bagi masyarakat, terutama pasien dengan kondisi berat yang sulit ditangani melalui terapi biasa.
⁠“Ini adalah langkah maju dalam pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia. Kami berupaya memberikan pilihan terapi terbaik bagi pasien, khususnya yang tidak merespons pengobatan konvensional, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan etika medis,” tambahnya.
Psychosurgery sendiri merupakan tindakan medis yang dilakukan secara ketat, selektif, dan melalui berbagai tahapan asesmen. Metode ini tidak ditujukan untuk semua pasien, melainkan hanya pada kasus tertentu yang telah dinilai memenuhi indikasi medis.

Dua Pasien Bersaudara Jadi Penerima Tindakan Perdana

Prosedur Stereotactic Capsulotomy ini diterapkan kepada dua pasien bersaudara asal Malang yang didiagnosis mengalami skizofrenia paranoid resisten terapi.
Tindakan operasi dilaksanakan secara multidisiplin, melibatkan tim dari berbagai bidang, yakni bedah saraf, psikiatri, anestesi, serta psikologi klinis. Prosedur tersebut diterapkan pada dua pasien bersaudara asal Malang yang sama-sama didiagnosis mengalami skizofrenia paranoid resisten terapi.

Pasien pertama adalah laki-laki berusia 30 tahun, sedangkan pasien kedua perempuan berusia 27 tahun.

Tim dokter menjelaskan, kedua pasien sebelumnya telah menjalani berbagai metode pengobatan standar, termasuk terapi farmakologis dan pendekatan psikiatri lainnya. Namun, gejala utama seperti agresivitas tinggi dan halusinasi dominan masih belum menunjukkan perbaikan signifikan.
Atas dasar itulah tim dokter memutuskan tindakan lanjutan melalui prosedur psychosurgery sebagai upaya terapi alternatif.

Apa Itu Stereotactic Capsulotomy?

Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), dr. Azimatul Karimah, Sp.KJ (K), menjelaskan bahwa Stereotactic Capsulotomy adalah salah satu opsi terapi lanjutan bagi pasien dengan gangguan jiwa berat yang sulit ditangani.
⁠“Pasien dengan skizofrenia paranoid resisten terapi seringkali mengalami hambatan dalam pengendalian gejala, meskipun telah mendapatkan pengobatan optimal. Melalui tindakan ini, kami berharap dapat membantu mengurangi gejala dominan seperti agresivitas dan halusinasi, sehingga kualitas hidup pasien dapat meningkat,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa keputusan medis dilakukan melalui asesmen ketat dan melibatkan berbagai disiplin ilmu.
⁠“Pendekatan multidisiplin sangat penting untuk memastikan bahwa tindakan yang diberikan benar-benar sesuai indikasi dan dilakukan dengan standar keamanan yang tinggi,” tambahnya.
Secara medis, prosedur ini dilakukan dengan teknik bedah saraf presisi yang menargetkan area tertentu pada otak yang berperan dalam pengaturan emosi, perilaku, dan respons psikologis pasien.
Dengan metode stereotaktik, tindakan dilakukan secara akurat dan minim risiko, sehingga diharapkan memberikan hasil terapi yang optimal.

Dikerjakan Tim Multidisiplin

Keberhasilan tindakan ini tidak lepas dari keterlibatan berbagai bidang keilmuan, antara lain:
  1. Bedah Saraf
  2. Psikiatri
  3. Anestesi
  4. Psikologi Klinis
  5. Tim Perawatan Intensif dan Rehabilitasi
Sinergi antarprofesi tersebut menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan pasien serta meningkatkan efektivitas terapi.

Jadi Tonggak Baru Kesehatan Jiwa di Indonesia

Pihak RSUD Dr. Soetomo menilai keberhasilan pelaksanaan psychosurgery pertama ini sebagai awal dari pengembangan layanan kesehatan jiwa modern di Indonesia.
Ke depan, inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi pilihan terapi bagi pasien lain dengan kondisi serupa yang tidak merespons pengobatan standar.
Dengan langkah berani dan terukur ini, RSUD Dr. Soetomo menegaskan diri sebagai rumah sakit rujukan nasional yang terus menghadirkan layanan kesehatan inovatif, komprehensif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup pasien.
Sumber Refernsi Berita : https://rsudrsoetomo.jatimprov.go.id/berita/rsud-dr-soetomo-lakukan-psychosurgery-pertama-di-indonesia-dengan-pendekatan-multidisiplin?berita_id=367

Informasi Terkait: Baca rangkuman berita Nasional, Daerah, dan Internasional terbaru secara lengkap di halaman Berita Terkini Wartabelanegara .

Official Content: wartabelanegara.com | Hash: 5673859f233698fe49a586aca384c032 | 2026

Keren! RSUD Dr. Soetomo Catat Sejarah, Lakukan Psychosurgery Pertama di Indonesia

Diterbitkan pertama kali oleh FAAL Redaksi pada 21:19 WIB, 29 April 2026

Seluruh konten di portal Warta Bela Negara telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan sesuai standar operasional prosedur oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.

INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:

Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Kami menjamin perlindungan Hak Cipta atas seluruh materi yang dipublikasikan. Penyalinan tanpa izin atau pelanggaran hak intelektual akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Sesuai Pasal 1 butir 11 UU Pers, kami menyediakan ruang Hak Jawab bagi pihak yang merasa dirugikan.
Fingerprint: Warta Bela Negara - WBN-38223

WARTA BELA NEGARA
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik wartabelanegara.com berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh Sesuai UU Pers No. 40/1999