Utama

Dua Gempa M5,9 Guncang Sumba dan Aceh, 62 Susulan Tercatat

FAAL Redaksi
×

Dua Gempa M5,9 Guncang Sumba dan Aceh, 62 Susulan Tercatat

Sebarkan artikel ini
Informasi Gempa
Informasi Gempa Bumi BMKG

JAKARTA, 4 Oktober 2026 — Dua gempa bumi bermagnitudo M5,9 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, dan Aceh Jaya pada Minggu pagi. Kedua kejadian berlangsung dalam selang sekitar 42 menit, sementara gempa di Sumba menimbulkan kerusakan bangunan dan diikuti puluhan gempa susulan.

Gempa Sumba M5,9 Terjadi Lebih Dulu

Gempa pertama terjadi di wilayah pantai barat daya Sumba Barat Daya pada pukul 05.55.52 WIB. Parameter awal menunjukkan kekuatan M6,1, sebelum diperbarui setelah analisis menjadi magnitudo M5,9 dengan kedalaman 30 kilometer.

Pusat gempa berada di laut pada koordinat 9,84 Lintang Selatan dan 118,90 Bujur Timur atau sekitar 59 kilometer arah barat daya Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut tergolong gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif yang diduga berasosiasi dengan Sesar Waikabubak. Mekanisme sumber gempa menunjukkan pola pergerakan turun atau normal fault.

Hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Guncangan Mencapai VI MMI di Wilayah Kodi

Guncangan terkuat dirasakan di Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, dan Kodi dengan intensitas VI MMI. Pada tingkat tersebut, getaran dapat dirasakan seluruh penduduk dan menyebabkan banyak warga terkejut hingga keluar dari rumah.

Getaran juga dirasakan dengan intensitas IV MMI di Kota Tambolaka, Kota Waikabubak, Kota Waibakul, dan Kota Raba. Sementara Kota Bima merasakan guncangan pada skala III MMI.

Gempa juga menyebabkan kerusakan pada bangunan di Desa Perokonda, Kecamatan Kodi. Laporan sementara menyebut fasilitas SD Islam serta dua rumah warga mengalami kerusakan akibat guncangan.

BMKG Catat 62 Gempa Susulan di Sumba

Aktivitas kegempaan tidak langsung berhenti setelah gempa utama. Hingga pukul 08.05 WIB, pemantauan mencatat sedikitnya 62 gempa susulan atau aftershock.

Kekuatan gempa susulan tersebut berada pada rentang magnitudo M1,5 hingga M4,3. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan serta tidak berada di dalam atau terlalu dekat dengan bangunan yang telah mengalami retakan maupun kerusakan.

Warga juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan mengikuti perkembangan melalui kanal resmi lembaga terkait.

Selang 42 Menit, Gempa M5,9 Mengguncang Aceh Jaya

Belum satu jam setelah gempa di Sumba Barat Daya, gempa bumi dengan kekuatan yang sama mengguncang wilayah Aceh.

Gempa M5,9 terjadi pada pukul 06.37.31 WIB. Episentrum berada di laut sekitar 68 kilometer barat daya Calang, Kabupaten Aceh Jaya, dengan kedalaman 26 kilometer pada koordinat 4,56 Lintang Utara dan 94,97 Bujur Timur.

Dengan waktu kejadian tersebut, gempa Aceh berlangsung sekitar 41 menit 39 detik setelah gempa utama di Sumba Barat Daya.

Getaran Gempa Aceh Terasa hingga Sejumlah Kabupaten

Guncangan gempa Aceh Jaya dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas berbeda. Aceh Besar merasakan getaran pada skala III–IV MMI, sedangkan Banda Aceh dan Aceh Barat berada pada skala III MMI.

Getaran dengan intensitas II MMI turut dirasakan di Aceh Selatan, Pidie Jaya, Bener Meriah, Nagan Raya, Aceh Tengah, dan Sigli.

Hingga laporan awal diterbitkan, belum terdapat informasi mengenai korban maupun kerusakan akibat gempa M5,9 di Aceh Jaya. Masyarakat tetap diminta mengikuti perkembangan informasi resmi apabila terjadi pemutakhiran parameter maupun aktivitas gempa lanjutan.

Dua Gempa M5,9 Terjadi pada Minggu Pagi

Rangkaian kejadian pada Minggu pagi tersebut membuat dua wilayah Indonesia yang terpisah ribuan kilometer mengalami guncangan gempa dengan magnitudo pembaruan yang sama, yakni M5,9.

Meski terjadi dalam waktu berdekatan, kedua gempa berada di wilayah dan sumber kegempaan yang berbeda. Karena itu, kedekatan waktu kejadian tidak dengan sendirinya menunjukkan kedua gempa memiliki hubungan langsung.

Pemantauan terutama dilakukan terhadap aktivitas susulan di Sumba Barat Daya setelah puluhan gempa tercatat hanya dalam beberapa jam setelah guncangan utama. Warga di sekitar bangunan terdampak juga diminta memperhatikan kondisi struktur sebelum kembali beraktivitas di dalamnya.

Sumber Berita

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), siaran pers dan data gempa bumi 4 Oktober 2026

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Diterbitkan pertama kali oleh FAAL Redaksi Jam 18:25 Tanggal 04 Oktober 2026 di Warta Bela Negara - WBN.

DARI REDAKSI

Kegiatan jurnalistik mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Berbadan Hukum : Pasal 1 angka 2, Pasal 9 ayat (2) , termasuk Pasal 4 ayat (3) kemerdekaan pers, Pasal 6 peranan pers, dan Pasal 8 perlindungan wartawan menjalankan tugas dan Peraturan Dewan Pers No. 5/Peraturan-DP/IV/2008 tentang Perlindungan Profesi Wartawan.

Catatan : Dalam Melaksanakan Tugas Wartawan Kami Dilengkapi ID Card Resmi dan memilki Barcode yang terhubung pada database atau teregistrasi di box redaksi

Tim Redaksi memeriksa setiap artikel yang dipublikasi sesuai : Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

SANGAHAN

Pembaca berhak memperoleh informasi yang tepat, akurat dan benar serta dapat menggunakan hak jika ada keberatan dan koreksi melalui : Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai ketentuan UU Pers dan mekanisme yang berlaku.

Penerbit

Warta Bela Negara - WBN
Situs: wartabelanegara.com

Legal

PT Danakirti Media News
Nomor: AHU-0017454.AH.01.01.

Bisnis

PT Danakirti Media Groups
Nomor: AHU-0005878.AH.01.01-2022
NIB: 2801220007313
NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI: 58130, 63122, 63912