Berita

GPBG 2026 Tuai Kritik: Kemacetan dan Kurangnya Pelibatan Pelaku Lokal

Taufik Hidayat
×

GPBG 2026 Tuai Kritik: Kemacetan dan Kurangnya Pelibatan Pelaku Lokal

Sebarkan artikel ini

 

GARUT.(25- April-2026),Penyelenggaraan Gebyar Pesona Seni Budaya Kabupaten Garut (GPBG) 2026 kembali menuai sorotan publik. Kritik kali ini datang dari Ketua Organda Garut, H. Yudi Nurcahyadi, yang menyoroti dampak kemacetan serta tidak dilibatkannya pengemudi angkutan umum dalam pengaturan teknis di lapangan.

Menurut H. Yudi, kemacetan selama kegiatan berlangsung mencerminkan lemahnya perencanaan, terutama dalam aspek rekayasa lalu lintas dan koordinasi dengan pelaku transportasi. Ia menegaskan bahwa pihak Organda tidak pernah diajak berdiskusi terkait perubahan rute maupun skema operasional angkutan umum selama acara berlangsung.

“Kami tidak pernah diajak bicara. Tiba-tiba rute diubah, jadi acak-acakan. Sopir dan masyarakat sama-sama bingung harus naik angkot di mana,” ujarnya.

Kemacetan parah dilaporkan terjadi di sejumlah ruas jalan utama di pusat Kota Garut, yang berdampak langsung terhadap mobilitas warga dan operasional angkutan umum. Akibatnya, penumpang kesulitan menemukan titik naik dan turun angkutan. Bahkan muncul fenomena “megat angkot”, yakni penumpang harus berpindah kendaraan di tengah perjalanan.

Selain menimbulkan kebingungan, kondisi ini juga berdampak pada beban ekonomi pengemudi. Di tengah kenaikan harga BBM non-subsidi, bahan bakar terbuang sia-sia karena kendaraan terjebak kemacetan dalam waktu lama. Para sopir mengaku harus menanggung biaya operasional lebih tinggi tanpa adanya peningkatan pendapatan yang signifikan.

Di sisi lain, kritik terhadap GPBG 2026 juga disampaikan oleh Ketua Persatuan Artis Seni dan Kreativitas Indonesia (PASKI) Garut, Kang Nunuy. Ia menyoroti minimnya pelibatan seniman lokal dalam puncak acara.

Menurutnya, banyak seniman asal Garut yang telah berprestasi di tingkat regional maupun nasional, namun tidak diberikan ruang tampil dalam agenda utama yang mengusung nama budaya daerah.(opx)

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Official Content: wartabelanegara.com | Hash: 5b92e8a8a0a7079b3e4799acc906cae1 | 2026

GPBG 2026 Tuai Kritik: Kemacetan dan Kurangnya Pelibatan Pelaku Lokal

Dibuat oleh Taufik Hidayat pada 14:25 WIB, 25 April 2026

Konten artikel berita ini telah melalui proses verifikasi sesuai standar jurnalistik oleh Tim Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.

INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:

Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Sesuai Pasal 1 butir 11 UU Pers, kami menyediakan ruang Hak Jawab bagi pihak yang merasa dirugikan.

WARTA BELA NEGARA
Penerbit: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik wartabelanegara.com berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh Sesuai UU Pers No. 40/1999