Berita UtamaHeadline NewsPemerintahan Daerah

Bupati Bogor 2008–2026: Kasus Hukum dan Politik

×

Bupati Bogor 2008–2026: Kasus Hukum dan Politik

Sebarkan artikel ini
Bupati Bogor 2008–2026: Kasus Hukum dan Politik
Bupati Bogor 2008–2026: Kasus Hukum dan Politik

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 11 Maret 2026

BOGOR, 1 Maret 2026 — Perjalanan Bupati Bogor sejak 2008 mencatat dinamika politik yang kuat, termasuk pergantian wakil bupati, penunjukan pelaksana tugas, hingga dua kasus korupsi yang menyeret kepala daerah. Berikut kronologi lengkap kepemimpinan Kabupaten Bogor dari era Rachmat Yasin hingga Rudy Susmanto.

Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia memiliki pengaruh politik strategis di Jawa Barat. Setiap perubahan kepemimpinan berdampak langsung terhadap stabilitas birokrasi dan pembangunan daerah.

Era Bupati Bogor Rachmat Yasin (2008–2014)

Bupati: Rachmat Yasin
Wakil Bupati: Karyawan Faturachman (2008–2013)
Wakil Bupati: Nurhayanti (2013–2014)

Rachmat Yasin dilantik pada 30 Desember 2008. Ia berasal dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada periode pertama, ia berpasangan dengan Karyawan Faturachman.

Pada Pilkada 2013, Rachmat Yasin kembali terpilih, kali ini berpasangan dengan Nurhayanti sebagai wakil.

Namun pada 7 Mei 2014, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Rachmat Yasin dalam kasus suap alih fungsi lahan kawasan hutan. Ia divonis 5 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor Bandung.

Pergantian Setelah Kasus

Setelah Rachmat Yasin diberhentikan:

1. Nurhayanti naik menjadi Pelaksana Tugas (Plt).

2. Pada 2015, Nurhayanti dilantik menjadi Bupati Bogor definitif hingga akhir periode 2018.

Era Bupati Bogor Ade Yasin (2018–2022)

Bupati: Ade Yasin
Wakil Bupati: Iwan Setiawan

Ade Yasin, adik kandung Rachmat Yasin, memenangkan Pilkada 2018 dan dilantik pada 30 Desember 2018. Ia juga berasal dari PPP.

Program unggulannya mencakup:

1. Bantuan keuangan desa (SAMISADE)

2. Penguatan infrastruktur desa

4. Pengembangan sport tourism

Namun pada 27 April 2022, KPK kembali melakukan OTT. Ade Yasin ditetapkan sebagai tersangka suap kepada auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat terkait opini laporan keuangan daerah.

Ia divonis 4 tahun penjara serta denda dan pencabutan hak politik sementara.

Pergantian Setelah OTT

Iwan Setiawan, sebagai Wakil Bupati, ditunjuk menjadi Plt Bupati Bogor (April 2022 – September 2023).

Masa Penjabat (Pj) Bupati 2023–2025

Setelah masa jabatan hasil Pilkada 2018 berakhir, pemerintah pusat menunjuk penjabat:

Asmawa Tosepu
Menjabat sebagai Pj Bupati sejak akhir 2023.

Bachril Bakri
Melanjutkan jabatan hingga pelantikan bupati definitif 2025.

Masa penjabat difokuskan pada stabilitas birokrasi dan persiapan Pilkada 2024.

Era Bupati Bogor Rudy Susmanto (2025–2030)

Bupati: Rudy Susmanto
Wakil Bupati: Ade Ruhandi

Bupati Bogor Rudy Susmanto, politikus Partai Gerindra dan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, memenangkan Pilkada 2024 dengan suara mayoritas besar.

Ia dilantik pada 20 Februari 2025 bersama Ade Ruhandi sebagai Wakil Bupati.

Program prioritasnya meliputi:

1. Percepatan perbaikan infrastruktur jalan kabupaten

2. Digitalisasi pelayanan publik

3. Transparansi anggaran

3. Penguatan ekonomi desa dan UMKM

Hingga awal 2026, tidak terdapat catatan kasus hukum yang melibatkan Bupati Bogor Rudy Susmanto maupun wakilnya.


Rangkuman Lengkap Kepemimpinan Bupati Bogor

Periode Bupati Bogor, Wakil Bupati, Plt, Pj
1. 2008–2013 Rachmat Yasin Karyawan Faturachman Periode I
2. 2013–2014 Rachmat Yasin Nurhayanti Terjerat kasus KPK
3. 2014–2018 Nurhayanti — Naik dari Wakil jadi Bupati
4. 2018–2022 Ade Yasin Iwan Setiawan Terjerat OTT KPK
5. 2022–2023 Iwan Setiawan — Plt Bupati
6. 2023–2024 Asmawa Tosepu — Pj Bupati
7. 2024–2025 Bachril Bakri — Pj Bupati
8. 2025–2030 Rudy Susmanto Ade Ruhandi Bupati definitif

Sejak 2008, Kabupaten Bogor mengalami dua kali kasus hukum besar yang menyeret kepala daerah aktif. Pergantian wakil menjadi Plt serta penunjukan penjabat menjadi instrumen stabilisasi pemerintahan.

Kini, kepemimpinan Rudy Susmanto memasuki fase baru dengan tantangan menjaga integritas birokrasi dan memastikan pembangunan berkelanjutan di daerah dengan populasi terbesar di Indonesia.


Sumber berita diambil dari  wikipedia dan berapa sumber lainya

Baca juga berita lain tentang : Daftar Bupati Bogor dari Masa ke Masa, Sejarah dan Periode

Informasi Terkait: Baca rangkuman berita Nasional, Daerah, dan Internasional terbaru secara lengkap di halaman Berita Terkini Wartabelanegara .

Official Content: wartabelanegara.com | Hash: 4c75afcf920d9ac2a0657258b22e4912 | 2026

Bupati Bogor 2008–2026: Kasus Hukum dan Politik

Diterbitkan pertama kali oleh FAAL Redaksi pada 09:05 WIB, 1 Maret 2026

Seluruh konten di portal Warta Bela Negara telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan sesuai standar operasional prosedur oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.

INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:

Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Kami menjamin perlindungan Hak Cipta atas seluruh materi yang dipublikasikan. Penyalinan tanpa izin atau pelanggaran hak intelektual akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Sesuai Pasal 1 butir 11 UU Pers, kami menyediakan ruang Hak Jawab bagi pihak yang merasa dirugikan.
Fingerprint: Warta Bela Negara - WBN-32823

WARTA BELA NEGARA
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik wartabelanegara.com berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh Sesuai UU Pers No. 40/1999