GARUT, 28 Oktober 2026 — PGRI Cabang Kersamanah menggelar Konferensi Kerja I masa bakti XXIII 2025‑2030 dengan tema “Guru Bermutu Indonesia Maju Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”. Dalam acara ini disampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus, pembahasan isu strategis pendidikan, serta catatan kritis terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Acara dihadiri Ketua PGRI Kabupaten Garut Dr. H. Encep Suherman, M.Pd., Sekretaris PGRI Kabupaten Garut Ade Fathurohim S.Pd.M.Pd., Ketua PC PGRI Kersamanah Ayi Abdul Haris S.Pd., jajaran pengurus, tiga perwakilan ranting se‑kecamatan, kepala sekolah, pengawas, dan penilik pendidikan.
Kegiatan berlangsung Selasa, 28 Oktober 2026 di GOR PGRI Kecamatan Kersamanah.
Konferensi digelar sebagai kewajiban organisasi lima‑tahunan untuk mempertanggungjawabkan kinerja satu tahun terakhir, menyusun program kerja ke depan, serta menampung masukan dan sikap kritis pengurus terhadap kebijakan pendidikan termasuk pelaksanaan program MBG.
Rangkaian kegiatan berisi penyampaian laporan pertanggungjawaban, diskusi isu‑isu strategis, dan pemberian arahan dari pengurus kabupaten. PGRI tidak menolak manfaat program MBG, namun mendesak evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola agar tidak menimbulkan risiko baru bagi siswa maupun guru.
Dr. H. Encep Suherman, M.Pd., Ketua PGRI Kabupaten Garut menyampaikan:
Pertama‑tama kami sampaikan apresiasi yang besar atas terselenggaranya Konferensi Kerja I PC PGRI Kersamanah. Ini adalah agenda rutin organisasi yang wajib dilaksanakan, bagian dari siklus lima tahunan kepengurusan. Kami juga mengapresiasi berbagai program yang sudah berjalan di Kecamatan Kersamanah. Di forum ini kami menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus selama satu tahun, termasuk laporan penggunaan dana organisasi, sekaligus menyusun rencana program kerja ke depan.
Kami juga membahas isu‑isu strategis pendidikan dan regulasi pemerintah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pelaksanaan program MBG. Niat mulia program ini adalah memberikan asupan makanan bergizi untuk siswa, namun tata kelolanya harus terus diperbaiki. Kasus keracunan lebih dari 330 siswa‑guru di Cirebon menjadi pelajaran berharga. Kami sudah mengirim surat bersama ketua‑ketua PGRI se‑provinsi untuk menyuarakan kekhawatiran ini. Ada edaran yang meminta guru ikut mencuci dan menangani penyiapan makanan, hal ini mengganggu tugas utama mengajar. Jangan sampai guru dijadikan kelinci percobaan. Model dari luar negeri yang ingin kita tiru harus disesuaikan, jangan hanya mengambil hasilnya saja. Di luar negeri keberhasilan program ini didukung pemberdayaan orang tua dan skema klaster yang jelas. Kami tidak menolak program MBG, tapi menolak tata kelola yang berisiko. Pemerintah juga harus menyediakan program trauma healing bagi siswa yang sudah mengalami dampak psikologis.
Selain itu, organisasi harus terus memperbarui pengetahuan pengurus, menjaga kebersihan organisasi, dan menjaga sinergi antara pengurus lama dan baru. Dengan 15 seksi yang ada di jajaran PGRI, semua harus bergerak bersama mulai dari keanggotaan, kesehatan, pembelajaran, hingga PAUD agar mutu guru terus meningkat.
Sementara itu Ayi Abdul Haris S.Pd., Ketua PC PGRI Kersamanah menambahkan:
Kami di tingkat cabang akan terus menjaga sinergitas antar pengurus lama dan baru. Di PC Kersamanah ada 15 seksi yang lingkupnya mulai dari keanggotaan, organisasi, stabilisasi, hingga PAUD, semua harus bergerak selaras. Kami juga akan terus menggelar kegiatan seperti lomba, senam sehat, dan kelompok pembelajaran untuk meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi guru. Semua masukan dari tingkat ranting akan kami sampaikan ke tingkat kabupaten, terutama catatan‑catatan terkait pelaksanaan MBG di lapangan. Kami berharap guru bisa fokus mengajar tanpa beban tambahan yang tidak sesuai tugas pokok, dan kesejahteraan serta peran strategis guru makin diperhatikan pemerintah.
Pengurus PGRI berkomitmen menjadikan konferensi ini sebagai modal untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di wilayah Garut.
(A.Rohman)
Abah Rohman Priatna adalah jurnalis wilayah jawa di wartabelanegara.com dengan pengalaman di industri media. Sebelum bergabung dengan kami, ia aktif meliput isu-isu publik yang ada dimasyarakat. Ia memiliki ketertarikan besar pada jurnalisme investigatif dan penulisan mendalam (feature). Saat tidak menulis, Abah Rohman gemar membaca buku sejarah dan berdiskusi di komunitas literasi.
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Diterbitkan pertama kali oleh Abah Rohman pukul 21:03, tanggal 28 Oktober 2026 di Warta Bela Negara - WBN.
CATATAN REDAKSI
Pemberitaan dilaksanakan dengan mengacu pada UU Pers, kaidah jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
Apabila terdapat kekeliruan atau keberatan atas pemberitaan, pembaca dapat mengajukan hak jawab dan koreksi sesuai ketentuan yang berlaku.
PENERBIT
Warta Bela Negara - WBN (wartabelanegara.com)
Legalitas oleh PT Danakirti Media Groups. NIB: 2801220007313 · KBLI: 58130, 63122, 63912.




