HALMAHERA UTARA, 3 Juli 2026 – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (3/7/2026) pagi. Gempa yang berpusat di laut tersebut dirasakan hingga sejumlah daerah di Maluku Utara dan Gorontalo. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan, sementara BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Gempa M6,2 Berpusat di Laut Barat Daya Pulau Doi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi pada Jumat (3/7/2026) pukul 09.31 WIB atau 11.31 WIT.
Hasil analisis BMKG menunjukkan episentrum gempa berada di laut sekitar 58 kilometer barat daya Pulau Doi, Halmahera Utara, pada koordinat 1,93 Lintang Utara dan 127,39 Bujur Timur. Gempa memiliki kedalaman 100 kilometer sehingga tergolong sebagai gempa berkedalaman menengah.
BMKG juga menyatakan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Guncangan Dirasakan di Sejumlah Wilayah
Gempa dirasakan di berbagai daerah dengan tingkat intensitas yang berbeda berdasarkan Skala Modified Mercalli Intensity (MMI).
Halmahera Utara Rasakan Guncangan Terkuat
Di wilayah Halmahera Utara, guncangan dirasakan pada intensitas III-IV MMI. Pada tingkat ini, getaran terasa nyata di dalam rumah. Sejumlah benda ringan dilaporkan dapat bergoyang akibat guncangan.
Sementara itu, masyarakat di Ternate, Tidore, Sanana, Morotai, dan Bolaang Mongondow Timur merasakan gempa dengan intensitas III MMI, yang berarti getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan seolah-olah ada truk besar yang melintas.
Getaran Juga Terasa hingga Gorontalo
Di wilayah Gorontalo Utara, Bone Bolango, dan Kota Gorontalo, gempa dirasakan pada intensitas II-III MMI.
Pada tingkat intensitas tersebut, getaran dirasakan oleh sebagian orang di dalam rumah dan benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang.
Belum Ada Laporan Kerusakan maupun Korban
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
Pihak berwenang masih melakukan pemantauan di sejumlah wilayah yang merasakan guncangan untuk memastikan kondisi masyarakat dan infrastruktur tetap aman.
BMKG Imbau Masyarakat Tetap Tenang
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Warga diminta mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan BMKG melalui kanal komunikasi resmi serta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, tanpa perlu panik.
Masyarakat juga disarankan memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali memasuki rumah apabila merasakan guncangan cukup kuat.
Penulis : Amanda
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Diterbitkan pertama kali oleh Amanda Jam 13:31 Tanggal 03 Juli 2026 di Warta Bela Negara - WBN.
DARI REDAKSI
Kegiatan jurnalistik mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Berbadan Hukum : Pasal 1 angka 2, Pasal 9 ayat (2) , termasuk Pasal 4 ayat (3) kemerdekaan pers, Pasal 6 peranan pers, dan Pasal 8 perlindungan wartawan menjalankan tugas dan Peraturan Dewan Pers No. 5/Peraturan-DP/IV/2008 tentang Perlindungan Profesi Wartawan.
Catatan : Dalam Melaksanakan Tugas Wartawan Kami Dilengkapi ID Card Resmi dan memilki Barcode yang terhubung pada database atau teregistrasi di box redaksi
Tim Redaksi memeriksa setiap artikel yang dipublikasi sesuai : Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
SANGAHAN
Pembaca berhak memperoleh informasi yang tepat, akurat dan benar serta dapat menggunakan hak jika ada keberatan dan koreksi melalui : Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai ketentuan UU Pers dan mekanisme yang berlaku.
Penerbit
Warta Bela Negara - WBN
Situs: wartabelanegara.com
Legal
PT Danakirti Media News
Nomor: AHU-0017454.AH.01.01.
Bisnis
PT Danakirti Media Groups
Nomor: AHU-0005878.AH.01.01-2022
NIB: 2801220007313
NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI: 58130, 63122, 63912





