Berita

Sinergitas Kuat TNI-Pemerintah: Geladi Bersih Upacara Penyumpahan dan Penetapan Komcad ASN Sulsel TA 2026 Digelar

Dewi Wati
×

Sinergitas Kuat TNI-Pemerintah: Geladi Bersih Upacara Penyumpahan dan Penetapan Komcad ASN Sulsel TA 2026 Digelar

Sebarkan artikel ini
UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 18 Mei 2026

Sinergitas Kuat TNI-Pemerintah: Geladi Bersih Upacara Penyumpahan dan Penetapan Komcad ASN Sulawesi Selatan TA 2026 Digelar Meriah di Makassar

 

MAKASSAR – Semangat persatuan dan kesiapan komponen pertahanan negara tampak begitu kental memenuhi Lapangan Karebosi, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, pada Senin (11/5/2026). Di bawah pimpinan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, digelar geladi bersih rangkaian upacara penyumpahan dan penetapan Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergitas tinggi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen bangsa dalam memperkuat sistem pertahanan wilayah.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.10 WITA ini berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat, dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Kodam XIV/Hasanuddin serta perwakilan matra lain dan instansi terkait. Di antaranya Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Sugeng Hartono, Irdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto, Danrindam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Budiawan Basuki, serta para Asisten Kasdam, Kepala Badan, Komandan Satuan, dan perwira penghubung dari TNI Angkatan Laut maupun TNI Angkatan Udara. Kehadiran para pemimpin tertinggi ini menegaskan komitmen besar dalam mempersiapkan Komcad sebagai kekuatan pendukung utama pertahanan negara.

Susunan upacara yang dilatih secara rinci mencakup seluruh tahapan krusial, mulai dari kedatangan Inspektur Upacara yang dalam pelaksanaan nanti akan dijabat Wakil Menteri Pertahanan RI, pengibaran dan penghormatan kepada Bendera Merah Putih, pembacaan Surat Keputusan Menteri Pertahanan RI, hingga prosesi penyumpahan dan penetapan resmi para anggota Komcad. Momen paling sakral dan bermakna terlihat saat prosesi pengambilan sumpah yang melibatkan perwakilan agama Islam, Protestan, dan Hindu, didampingi rohaniwan masing-masing, serta pemasangan tanda pangkat, penyerahan ijazah dan tanda bukti penetapan.

Selain itu, rangkaian geladi juga melatihkan prosesi penyerahan Tunggul Komponen Cadangan sebagai simbol kebanggaan dan tanggung jawab baru yang dipikul para anggota Komcad. Dilanjutkan dengan penyampaian amanat Inspektur Upacara, penyanyian lagu kebangsaan dan lagu dinas TNI, hingga pembacaan doa sebagai wujud harapan bersama agar tugas yang diemban dapat berjalan lancar demi kepentingan bangsa dan negara.

Kekuatan dan keragaman kekuatan pertahanan juga tergambar jelas dalam susunan pasukan yang berbaris rapi di lapangan. Terdiri dari SSK Gabungan Tih Banpur, Yonif 700/Wira Yudha Cakti, unsur Koderal VI Makassar, Kodau II, Satbrimob Polda Sulsel, hingga barisan utama ASN Komcad, perwakilan Kepala Desa, serta Komcad dari kelompok SPPI dan KKRI. Keberagaman unsur ini menunjukkan bahwa pertahanan negara adalah tanggung jawab seluruh warga negara, tanpa terkecuali.

Tidak hanya berhenti di lapangan upacara, geladi bersih juga mencakup persiapan kegiatan kirab yang akan menjadi puncak kemeriahan. Susunan rombongan kirab dirancang sangat megah dan terorganisir: diawali 3 unit mobil patroli Polrestabes Makassar, 3 unit motor patroli Pomdam XIV/Hasanuddin, diikuti 26 tim patroli motor Kodim 1408/Makassar, serta diikuti 1.475 orang personel Komcad SPPI yang akan berjalan bersama dalam barisan. Kehadiran unsur SSK YTP 823/Raja Wakaka dan 6 unit mobil off road semakin melengkapi kekuatan barisan kirab yang akan membelah jalanan kota Makassar.

Secara berurutan, seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Pukul 08.10 WITA dilakukan penempatan pasukan, pukul 08.30 WITA geladi bersih upacara dimulai sepenuhnya, dilanjutkan latihan defile pasukan dan kendaraan pukul 09.40 WITA, dan seluruh rangkaian kegiatan resmi dinyatakan selesai pukul 11.30 WITA dengan hasil yang sangat memuaskan.

Komandan Kecamatan Militer 1408-07/Ujung Pandang menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar latihan prosedur, melainkan wujud nyata kesiapan Sulawesi Selatan dalam membangun Komponen Cadangan yang tangguh, terlatih, dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi. “Sinergitas antara TNI, pemerintah, dan masyarakat sipil yang terjalin erat ini adalah modal utama kita dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara, khususnya di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Geladi bersih ini menjadi langkah akhir persiapan sebelum pelaksanaan upacara sesungguhnya, yang diharapkan dapat berjalan sempurna, bermakna, dan menjadi sejarah penting dalam pengembangan sistem pertahanan semesta di Indonesia. Komcad ASN Sulawesi Selatan siap menjadi garda terdepan, siap mengabdi, dan siap menjaga negeri tercinta kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.

 

 

 

 

Publish by Dewi

Informasi Terkait: Baca rangkuman berita Nasional, Daerah, dan Internasional terbaru secara lengkap di halaman Berita Terkini Wartabelanegara .

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Official Content: wartabelanegara.com | Hash: 133d30ed8cbec8ac3a0d436a67bb7e05 | 2026

Sinergitas Kuat TNI-Pemerintah: Geladi Bersih Upacara Penyumpahan dan Penetapan Komcad ASN Sulsel TA 2026 Digelar

Diterbitkan pertama kali oleh Dewi Wati pada 23:30 WIB, 11 Mei 2026

Seluruh konten di portal Warta Bela Negara telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan sesuai standar operasional prosedur oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.

INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:

Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Kami menjamin perlindungan Hak Cipta atas seluruh materi yang dipublikasikan. Penyalinan tanpa izin atau pelanggaran hak intelektual akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Sesuai Pasal 1 butir 11 UU Pers, kami menyediakan ruang Hak Jawab bagi pihak yang merasa dirugikan.
Fingerprint: Warta Bela Negara - WBN-38544