Garut – Seorang guru di SMPN 1 Pakenjeng, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sarip Hidayat, S.Pd, memanfaatkan waktu luangnya sepulang mengajar untuk mengembangkan pertanian pepaya California.
Kegiatan tersebut telah dijalaninya sejak beberapa tahun terakhir sebagai bentuk usaha produktif sekaligus upaya menambah penghasilan keluarga. Di atas lahan miliknya yang berada tidak jauh dari kediamannya, ratusan batang pepaya California tumbuh subur dengan jarak tanam yang tertata rapi.
Sarip Hidayat mengungkapkan, dirinya memilih pepaya California karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi serta permintaan pasar yang stabil. Selain itu, masa panennya relatif singkat, sekitar 7 hingga 9 bulan setelah masa tanam, sehingga perputaran modal lebih cepat.
“Sepulang mengajar, saya langsung ke kebun untuk mengecek kondisi tanaman. Perawatannya memang harus rutin agar hasilnya maksimal,” ujarnya.
Dalam pengelolaannya, ia melakukan pengolahan tanah secara maksimal sebelum tanam, pemberian pupuk kandang sebagai pupuk dasar, serta pemupukan lanjutan secara berkala menggunakan pupuk organik dan NPK. Penyiraman dilakukan menyesuaikan musim, sementara pengendalian hama dilakukan dengan cara pemantauan rutin dan menjaga kebersihan lahan.
Setiap pohon mampu menghasilkan beberapa buah dengan bobot rata-rata 1 kilogram per buah. Hasil panen dipasarkan ke pengepul lokal dan sebagian dijual langsung ke pasar tradisional di wilayah Pakenjeng dan sekitarnya.
Selain menjadi sumber tambahan penghasilan, aktivitas bertani tersebut juga menjadi inspirasi bagi siswa-siswinya. Ia kerap menyampaikan pentingnya kemandirian dan memanfaatkan potensi desa yang memiliki lahan subur dan iklim mendukung pertanian.
Langkah Sarip Hidayat, S.Pd ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Dedikasinya sebagai pendidik sekaligus petani dinilai mampu memberikan contoh nyata bahwa profesi guru tetap dapat berperan aktif dalam pengembangan ekonomi desa.
Dengan semangat dan ketekunan, ia berharap usaha pepaya California yang digelutinya dapat terus berkembang dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk tidak ragu menekuni sektor pertanian.
*Tandi*
Abah Rohman Priatna adalah jurnalis wilayah jawa di wartabelanegara.com dengan pengalaman di industri media. Sebelum bergabung dengan kami, ia aktif meliput isu-isu publik yang ada dimasyarakat. Ia memiliki ketertarikan besar pada jurnalisme investigatif dan penulisan mendalam (feature). Saat tidak menulis, Abah Rohman gemar membaca buku sejarah dan berdiskusi di komunitas literasi.
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Diterbitkan pertama kali oleh Abah Rohman pukul 16:38, tanggal 25 Februari 2026 di Warta Bela Negara - WBN.
CATATAN REDAKSI
Pemberitaan dilaksanakan dengan mengacu pada UU Pers, kaidah jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
Apabila terdapat kekeliruan atau keberatan atas pemberitaan, pembaca dapat mengajukan hak jawab dan koreksi sesuai ketentuan yang berlaku.
PENERBIT
Warta Bela Negara - WBN (wartabelanegara.com)
Legalitas oleh PT Danakirti Media Groups. NIB: 2801220007313 · KBLI: 58130, 63122, 63912.


