Daerah

Pondok Pesantren Al-Irfan Bersinergi Bersama LIBAS,Satukan Tekad Bangun Generasi  Berilmu Dan Berakhlak Mulia

Andrie Sikumbang
0
×

Pondok Pesantren Al-Irfan Bersinergi Bersama LIBAS,Satukan Tekad Bangun Generasi  Berilmu Dan Berakhlak Mulia

Sebarkan artikel ini

Pondok Pesantren Al-Irfan Bersinergi Bersama LIBAS,Satukan Tekad Bangun Generasi  Berilmu Dan Berakhlak Mulia

TILATANG KAMANG – AGAM
Niat luhur dan semangat persaudaraan menyatukan langkah Pondok Pesantren Al-Irfan dan Lingkung Baraya Sunda (Libas) dalam kegiatan pembinaan umat yang berlangsung khidmat pada Sabtu, 25 Juli 2026. Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan terbesar dalam membangun masa depan lahir dari kebersamaan dan kepedulian antar sesama.

Hadir secara langsung memimpin jajaran pengurus, Ketua Libas Asep Susanto menyampaikan dukungan penuh kepada Pondok Al-Irfan. Kehadiran tim Libas bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan wujud nyata komitmen bersama untuk mendukung kemajuan pendidikan—baik dari segi pemikiran, sarana prasarana, maupun dukungan moril—agar pembinaan santri berjalan lebih kokoh dan bermakna.

Sinergi yang terjalin ini bertujuan memperkuat fondasi utama pendidikan: keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan akhlak mulia. Kedua pihak bertekad mempererat persatuan, menyatukan langkah membangun adab, serta membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya pandai berilmu, tetapi juga bijaksana dalam bertindak dan mulia dalam berkelakuan.

Dalam tausyiahnya yang menyentuh kalbu, Ustadz Asep Nurdin mengajak seluruh hadirin merenungi kelima nikmat agung yang sering kita lupakan, menurut pandangan Imam Syafi’i: nikmat kecukupan rezeki, kesehatan tubuh, keutuhan anggota badan, kesempatan hidup, serta nikmat paling berharga yaitu iman dan Islam.

Beliau juga menguraikan ciri-ciri akhlak mulia yang harus dimiliki setiap mukmin: wajah yang senantiasa ceria dan ramah, menjaga lisan dari ucapan yang menyakiti hati—sebagaimana pesan Rasulullah SAW bahwa banyak orang masuk neraka bukan karena meninggalkan rukun Islam, melainkan karena tajamnya perkataan—menjauhi mengambil hak orang lain, menghindari perbuatan yang merugikan nyawa maupun harapan sesama, serta suka menolong sesuai kemampuan tanpa berniat dipandang istimewa atau golongan elit. Beliau menegaskan: “Iman dan takwa adalah jalan cahaya yang menuntun kita menuju akhlak yang sempurna.”

Tentang sedekah, beliau mengingatkan bahwa pemberian terbaik adalah menyumbangkan makanan yang kita sukai dan butuhkan sendiri, diserahkan dengan tulus tanpa mengharap pujian manusia.

Menutup rangkaian acara, Ustadz Handi memperkuat pesan tersebut sekaligus menjawab pertanyaan santri mengenai jumlah dan penerapan akhlak sehari-hari. Beliau menjelaskan bahwa inti seluruh akhlak bermuara pada dua hal sederhana: mencintai Allah dengan segenap jiwa, dan mencintai sesama makhluk sebagaimana kita mencintai diri sendiri.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal persaudaraan yang abadi, terus berlanjut demi melahirkan generasi penerus yang kokoh imannya, luas ilmunya, dan luhur budi pekertinya.

(FK/YamanLbs)

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Diterbitkan pertama kali oleh Andrie Sikumbang pukul 00:09, tanggal 27 Juli 2026 di Warta Bela Negara - WBN.

CATATAN REDAKSI

Pemberitaan dilaksanakan dengan mengacu pada UU Pers, kaidah jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Apabila terdapat kekeliruan atau keberatan atas pemberitaan, pembaca dapat mengajukan hak jawab dan koreksi sesuai ketentuan yang berlaku.

PENERBIT

Warta Bela Negara - WBN (wartabelanegara.com)

Legalitas oleh PT Danakirti Media Groups. NIB: 2801220007313 · KBLI: 58130, 63122, 63912.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas SiliwangiJenderal Suyudi Ario Seto - Menjadi Polisi Adalah Kehormatan