Berita

Dandim 1408/MKS Hadiri Upacara Penyumpahan dan Penetapan Komcad ASN Provinsi Sulawesi Selatan TA 2026 di Makassar

Dewi Wati
0
×

Dandim 1408/MKS Hadiri Upacara Penyumpahan dan Penetapan Komcad ASN Provinsi Sulawesi Selatan TA 2026 di Makassar

Sebarkan artikel ini
Oplus_131106

Dandim 1408/MKS Hadiri Upacara Penyumpahan dan Penetapan Komcad ASN Provinsi Sulawesi Selatan TA 2026 di Makassar

 

 

 

Makassar, 13 Mei 2026 – Suasana penuh semangat dan rasa cinta tanah air menyelimuti Lapangan Karebosi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, pada Selasa (13/5/2026). Bertempat di kawasan bersejarah ini, dilaksanakan Upacara Penyumpahan dan Penetapan Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026. Upacara berlangsung khidmat dan megah, dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan T., M.D.S., M.S.P (Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia), sementara komando upacara dipegang oleh Kolonel Czi Prastiwanto, S.E., M.I.Pol. (Komandan Resimen Induk Kodam XIV/Hasanuddin).

 

Kegiatan strategis ini menjadi bukti nyata penguatan sistem pertahanan negara yang bersifat semesta, yang melibatkan seluruh elemen bangsa, termasuk aparatur sipil negara. Hadir mengiringi momen bersejarah ini sejumlah pejabat tinggi negara, TNI, Polri, serta pemimpin daerah, di antaranya Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Si; Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan RI Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema; Gubernur Sulawesi Selatan H. Andi Sudirman Sulaiman, S.T.; Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko; Wakil Gubernur Sulsel Hj. Fatamawati Rusdi, S.E., M.M; Ketua DPRD Provinsi Sulsel drg. Andi Rachmatika Dewi; Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H.; serta unsur pimpinan TNI Matra Udara dan Laut.

 

Turut hadir pula Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, S.E., M.Han selaku Komandan Kodim 1408/Makassar, bersama para PJU Kodam XIV/Hasanuddin, para Komandan Satuan, serta jajaran pimpinan instansi terkait dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para pemimpin ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun kekuatan pertahanan yang kokoh dari tingkat daerah hingga nasional.

 

Upacara dimulai pukul 07.40 Wita dengan masuknya pasukan ke lapangan, lalu berjalan berurutan sesuai susunan acara yang telah ditetapkan, mulai dari penyambutan kedatangan Wakil Menteri Pertahanan, penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya, penghormatan pasukan, hingga pemeriksaan barisan oleh Inspektur Upacara. Momen paling sakral dan penting terjadi pada sesi penyumpahan dan penetapan, di mana perwakilan Komcad ASN membacakan sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila, setelah sebelumnya dibacakan Surat Keputusan Menteri Pertahanan RI.

 

Setelah pengambilan sumpah dan penetapan secara resmi, dilaksanakan pemasangan tanda pangkat, penyerahan ijazah serta sertifikat kepada para anggota Komcad. Sebagai simbol kepercayaan dan tanggung jawab, Inspektur Upacara secara langsung menyerahkan Tunggul Komcad ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Gubernur Sulsel, menandakan bahwa kekuatan cadangan ini resmi menjadi bagian tak terpisahkan dari kekuatan pertahanan daerah.

 

Dalam amanat Menteri Pertahanan RI yang dibacakan oleh Wakil Menteri Pertahanan, disampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat, disiplin, dan dedikasi yang ditunjukkan seluruh peserta. “Pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran yang telah saudara curahkan adalah wujud nyata kecintaan dan tanggung jawab saudara terhadap bangsa dan negara,” tegas amanat tersebut.

 

 

 

Lebih lanjut dijelaskan, Indonesia menerapkan sistem pertahanan semesta yang tidak hanya menjadi tanggung jawab militer, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara. Komcad berfungsi memperkuat komponen utama TNI melalui strategi pertahanan berlapis, sekaligus menjadi prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029. Program ini juga bertujuan melahirkan sumber daya manusia yang disiplin, tangguh, berintegritas, dan adaptif menghadapi segala tantangan zaman.

 

 

 

Kepada seluruh ASN yang kini resmi menjadi bagian Komcad, disampaikan empat harapan besar: meningkatkan kesetiaan pada NKRI dan Pancasila, membangun kesiapsiagaan serta kepatuhan terhadap panggilan negara, memperkuat disiplin dan integritas dalam tugas sehari-hari, serta memelihara kehormatan dan solidaritas sebagai keluarga besar komponen cadangan. “Jadilah teladan dalam menumbuhkan semangat bela negara di lingkungan kerja maupun masyarakat, dan jadikan pengalaman pelatihan sebagai bekal berpikir disiplin, responsif, dan profesional,” tambah amanat tersebut.

 

 

 

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan doa, penyanyian lagu Andhika Bhayangkari, dan penutupan upacara yang berjalan tertib dan aman hingga pukul 09.00 Wita. Momen kebersamaan pun tercipta saat sesi foto bersama seluruh peserta dan undangan, mengabadikan jejak sejarah penguatan pertahanan Sulawesi Selatan.

 

 

Kegiatan tidak berhenti di situ. Pukul 09.10 Wita, lapangan kembali dimeriahkan dengan demonstrasi kemampuan militer, meliputi bongkar pasang senjata, bela diri militer, hingga simulasi pembebasan sandera yang memukau seluruh hadirin. Kemudian dilanjutkan dengan defile dan kirab panjang yang dipimpin langsung oleh Dandim 1408/Makassar Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, S.E., M.Han.

 

Dalam defile tersebut, berbaris gagah berani beragam unsur pasukan: gabungan satuan TNI Angkatan Darat, Laut, Udara, Satbrimob Polda Sulsel, Komcad ASN, perwakilan kepala desa, serta organisasi masyarakat bela negara. Turut tampil pula drum band Praja IPDN, tim penari Komcad, dan beragam kendaraan tempur serta pendukung mulai dari kendaraan taktis Maung, Tank Anoa, Truk Unimog, hingga kendaraan operasional satuan. Barisan panjang pasukan dan kendaraan ini bergerak tertib, menunjukkan kekuatan, kesiapan, dan persatuan seluruh elemen pertahanan di Sulawesi Selatan.

Seluruh rangkaian kegiatan resmi berakhir pukul 10.35 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan penuh kebanggaan. Penetapan Komcad ASN Provinsi Sulawesi Selatan TA 2026 ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata memastikan ketersediaan kekuatan cadangan yang andal, terlatih, dan siap mempertahankan kedaulatan negara kapan saja dibutuhkan. Di tangan para anggota Komcad inilah, harapan kekuatan pertahanan dari unsur sipil digantungkan, sebagai benteng kokoh keutuhan NKRI dari ujung selatan Sulawesi.

 

 

 

 

Publish by Dewi

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Diterbitkan pertama kali oleh Dewi Wati Jam 15:38 Tanggal 14 Mei 2026 di Warta Bela Negara - WBN.

DARI REDAKSI

Kegiatan jurnalistik mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Berbadan Hukum : Pasal 1 angka 2, Pasal 9 ayat (2) , termasuk Pasal 4 ayat (3) kemerdekaan pers, Pasal 6 peranan pers, dan Pasal 8 perlindungan wartawan menjalankan tugas dan Peraturan Dewan Pers No. 5/Peraturan-DP/IV/2008 tentang Perlindungan Profesi Wartawan.

Catatan : Dalam Melaksanakan Tugas Wartawan Kami Dilengkapi ID Card Resmi dan memilki Barcode yang terhubung pada database atau teregistrasi di box redaksi

Tim Redaksi memeriksa setiap artikel yang dipublikasi sesuai : Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

SANGAHAN

Pembaca berhak memperoleh informasi yang tepat, akurat dan benar serta dapat menggunakan hak jika ada keberatan dan koreksi melalui : Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai ketentuan UU Pers dan mekanisme yang berlaku.

Penerbit

Warta Bela Negara - WBN
Situs: wartabelanegara.com

Legal

Danakirti Media News
Nomor: AHU-0017454.AH.01.01.

Bisnis

Danakirti Media Groups
Nomor: AHU-0005878.AH.01.01-2022
NIB: 2801220007313
NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI: 58130, 63122, 63912