PenghargaanUtama

Anies Baswedan Jadi Orang Indonesia Pertama Raih Freedom of the City of London

Ano Bano
4
×

Anies Baswedan Jadi Orang Indonesia Pertama Raih Freedom of the City of London

Sebarkan artikel ini
Anies Baswedan, Orang Indonesia Pertama Raih Freedom London
Anies Baswedan, Orang Indonesia Pertama Raih Freedom London

LONDON, 17 Oktober 2026 – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencatatkan pencapaian internasional setelah menerima penghargaan sipil Freedom of the City of London dalam upacara di Guildhall, London, Inggris, Jumat (16/10/2026) waktu setempat.

Penghargaan yang berakar pada tradisi sejak abad ke-13 tersebut menempatkan Anies sebagai orang Indonesia pertama yang menerima kehormatan itu menurut pemberitaan mengenai prosesi tersebut.

Dalam pidatonya, Anies menyebut penghargaan itu sebagai “pintu, bukan piala” yang diharapkan membuka peluang kerja sama Indonesia-Inggris, terutama dalam bidang tata kota, pendidikan, transportasi, dan pertukaran pengetahuan.

Penerimaan penghargaan tersebut menjadi sorotan karena menghubungkan rekam jejak Anies di pemerintahan Jakarta dengan tradisi sipil bersejarah di salah satu pusat keuangan dunia. Anies hadir didampingi istrinya, Fery Farhati, dalam prosesi yang berlangsung di Guildhall.

Apa Itu Freedom of the City of London?

Freedom of the City of London merupakan tradisi sipil yang telah tercatat sejak 1237. Pada masa lalu, status freeman berkaitan dengan hak menjalankan perdagangan di wilayah City of London serta kedudukan seseorang dalam kehidupan sipil kota tersebut.

Seiring perubahan zaman, makna praktis tradisi itu berkembang. Penganugerahannya kini menjadi bagian dari upaya mempertahankan sejarah dan identitas City of London sekaligus memberikan penghormatan kepada individu dari berbagai latar belakang.

Penerimaannya tidak terbatas pada warga Inggris. Orang dari negara lain dapat memperoleh status tersebut melalui prosedur nominasi dan persetujuan yang berlaku.

Meski menggunakan istilah freedom, penghargaan ini tidak berarti penerimanya otomatis memperoleh kewarganegaraan Inggris, hak tinggal permanen, atau hak politik sebagai warga negara Inggris. Status tersebut juga perlu dibedakan dari Honorary Freedom, kategori penghormatan tersendiri yang diberikan oleh City of London Corporation.

Anies Baswedan Menjadi Orang Indonesia Pertama

Penerimaan penghargaan pada 16 Oktober 2026 menempatkan Anies dalam catatan penerima Freedom of the City of London asal Indonesia. Pencapaian ini menjadi unsur utama yang membuat prosesi tersebut menarik perhatian publik di Tanah Air.

Penghargaan tersebut tidak dapat dipahami hanya sebagai seremoni personal. Tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad ini memiliki konteks sejarah dan prosedur resmi yang membedakannya dari penghargaan biasa.

Namun, klaim mengenai urutan penerima berdasarkan kebangsaan harus tetap mengacu pada dokumentasi yang tersedia. Sementara itu, klaim bahwa Anies merupakan tokoh Muslim kedua di dunia yang menerima penghargaan tersebut belum dapat dipastikan berdasarkan dokumentasi resmi yang memadai.

Proses Nominasi Anies Baswedan

Nama Anies diajukan melalui proses nominasi yang melibatkan Alderman Alastair King dan Alderman Gregory Jones KC. Alastair King pernah menjabat sebagai Lord Mayor of London, sedangkan Gregory Jones KC merupakan pejabat yang turut mengajukan nominasi tersebut.

Nama Dr Anies Rasyid Baswedan tercantum dalam daftar aplikasi Freedom of the City yang diajukan kepada Court of Common Council pada Juni 2025. Dalam daftar yang sama terdapat nama aktris peraih Oscar, Cate Blanchett.

Pencantuman nama dalam daftar aplikasi merupakan bagian dari proses administratif sebelum penerimaan. Prosesi Anies kemudian berlangsung pada Jumat, 16 Oktober 2026, di Guildhall.

Upacara tersebut melibatkan Alderman Vincent Keaveny, mantan Lord Mayor of London periode 2021–2022, dalam prosesi penerimaan. Di akhir acara, Anies disambut dengan ungkapan “Citizen of London”, yang berkaitan dengan tradisi penerimaan Freeman of the City.

Rekam Jejak Anies: Aksi Iklim hingga Transportasi Publik

Peran dalam jaringan kota dunia

Saat menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022, Anies terlibat dalam C40 Cities, jaringan kota-kota besar dunia yang berfokus pada penanganan perubahan iklim. Ia menjabat sebagai Vice Chair dan terlibat dalam jaringan yang juga diikuti Wali Kota London Sadiq Khan.

C40 Cities menjadi wadah pertukaran kebijakan dan pengalaman antarkota dalam menghadapi persoalan perkotaan, termasuk pengurangan emisi, pembangunan berkelanjutan, serta peningkatan kualitas lingkungan.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari pengalaman Anies dalam kerja sama internasional di bidang kebijakan publik dan tata kelola kota.

Transformasi transportasi Jakarta

Pembenahan transportasi publik Jakarta juga menjadi bagian dari rekam jejak pemerintahan Anies. Integrasi layanan Transjakarta dengan moda transportasi lain, termasuk MRT Jakarta dan LRT, merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas perjalanan masyarakat.

Pada 2021, Jakarta menerima penghargaan Sustainable Transport Award. Penghargaan tersebut berkaitan dengan perkembangan kebijakan transportasi berkelanjutan di ibu kota.

Integrasi antarmoda menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan transportasi perkotaan karena dapat memperluas pilihan perjalanan, meningkatkan aksesibilitas, dan menghubungkan berbagai kawasan.

Keterlibatan di lingkungan akademis

Anies juga tercatat memiliki keterlibatan dalam lingkungan akademis internasional, termasuk sebagai anggota dewan Asia Research Centre di University of Oxford.

Pengalaman di pemerintahan, jaringan kota global, dan lingkungan akademis tersebut menjadi bagian dari rekam jejaknya dalam isu kebijakan publik, pendidikan, serta pembangunan perkotaan.

Pidato Anies: Freedom sebagai Pintu, Bukan Piala

Dalam pidatonya setelah menerima penghargaan, Anies menegaskan bahwa Freedom of the City of London tidak semestinya berhenti sebagai simbol penghormatan pribadi.

“Saya ingin memperlakukan Freedom ini sebagai pintu, bukan piala,” ujar Anies dalam pidatonya.

Pernyataan tersebut menggambarkan harapannya agar penghargaan itu menjadi kesempatan untuk memperluas hubungan Indonesia dan Inggris melalui kolaborasi yang memberikan manfaat lebih luas.

Anies berharap hubungan antarkota dapat dikembangkan melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman pengelolaan perkotaan, dan kerja sama lintas sektor. Ia juga mendorong terbukanya kesempatan bagi wali kota, insinyur, pengajar, serta anak muda Indonesia untuk belajar dan bertukar pengalaman di London.

Harapan tersebut menempatkan pendidikan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian dari peluang kerja sama yang dapat ditindaklanjuti setelah prosesi penghargaan.

Anies Angkat Makna Republik dan Tanggung Jawab Negara

Selain membahas kerja sama internasional, Anies menyampaikan pandangannya mengenai republik sebagai janji negara kepada masyarakat.

“Republik adalah sebuah janji. Para pendiri bangsa kami tidak menulis ‘kami berharap’. Mereka menulis ‘kami akan’: melindungi setiap warga negara, mencerdaskan setiap anak, menghadirkan kesejahteraan bagi semua. Janji adalah utang,” kata Anies.

Pernyataan tersebut menekankan tanggung jawab negara dalam melindungi warga, menyediakan pendidikan, dan menghadirkan kesejahteraan.

Anies juga menyinggung keberagaman masyarakat London dan Indonesia. Ia menghubungkan kemajemukan dengan pentingnya menjaga persatuan serta membangun hubungan melalui kerja bersama.

Di penghujung pidatonya, Anies mengucapkan “Merdeka!” untuk memperkenalkan istilah bahasa Indonesia yang memiliki makna penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

Seruan tersebut sekaligus menjadi bagian dari cara Anies memperkenalkan identitas dan semangat kemerdekaan Indonesia kepada audiens di London.

Bersanding dengan Tokoh Internasional

Tradisi Freedom of the City memiliki sejarah panjang dengan penerima dari beragam bidang, termasuk politik, ilmu pengetahuan, kemanusiaan, seni, dan budaya.

Sejumlah tokoh terkenal yang pernah memperoleh status atau penghormatan terkait tradisi tersebut antara lain Winston Churchill, Nelson Mandela, Stephen Hawking, Sir Tim Berners-Lee, dan J.K. Rowling.

Kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang menunjukkan luasnya cakupan tradisi sipil tersebut. Meski demikian, status dan jalur penerimaan setiap tokoh tidak selalu sama. Karena itu, daftar penerima terdahulu tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruhnya memperoleh kategori penghargaan yang identik.

Bagi Anies, penerimaan di Guildhall menambah catatan keterlibatannya dalam forum dan hubungan internasional setelah menjalani karier di pemerintahan daerah serta lingkungan akademis.

Makna Penghargaan bagi Hubungan Indonesia-Inggris

Penerimaan Freedom of the City of London oleh Anies membuka ruang pembicaraan mengenai peluang kerja sama Indonesia-Inggris di luar hubungan formal antarpemerintah.

Kota-kota besar menghadapi persoalan yang saling berkaitan, mulai dari transportasi publik, perubahan iklim, pengelolaan ruang, pendidikan, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pertukaran pengalaman antarkota dapat menjadi sarana untuk mempelajari pendekatan kebijakan yang diterapkan di wilayah berbeda.

Harapan yang disampaikan Anies mencakup pertukaran pengetahuan dan pembukaan peluang bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh pengalaman internasional.

Namun, realisasi manfaat tersebut akan bergantung pada tindak lanjut, bentuk program yang disepakati, serta keterlibatan lembaga dan pihak terkait di kedua negara.

Penghargaan yang diterima Anies di Guildhall pada 16 Oktober 2026 menjadi bagian dari rekam jejak internasionalnya. Melalui pesan “pintu, bukan piala”, ia menekankan harapan agar penghormatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperluas kerja sama, pertukaran pengetahuan, dan hubungan masyarakat Indonesia dengan Inggris.

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Diterbitkan pertama kali oleh Ano Bano pukul 19:24, tanggal 17 Oktober 2026 di Warta Bela Negara - WBN.

CATATAN REDAKSI

Pemberitaan dilaksanakan dengan mengacu pada UU Pers, kaidah jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Apabila terdapat kekeliruan atau keberatan atas pemberitaan, pembaca dapat mengajukan hak jawab dan koreksi sesuai ketentuan yang berlaku.

PENERBIT

Warta Bela Negara - WBN (wartabelanegara.com)

Legalitas oleh PT Danakirti Media Groups. NIB: 2801220007313 · KBLI: 58130, 63122, 63912.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas SiliwangiJenderal Suyudi Ario Seto - Menjadi Polisi Adalah Kehormatan