Berita

Program Digitally Enable District Dorong Layanan Kesehatan Garut Lebih Responsif

×

Program Digitally Enable District Dorong Layanan Kesehatan Garut Lebih Responsif

Sebarkan artikel ini
oppo_2

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

  Garut.(15 April 2026). Transformasi digital di sektor kesehatan terus didorong Pemerintah Kabupaten Garut melalui peluncuran Program Digitally Enable District yang digelar di Hotel Harmoni Garut, Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini
  Garut.(15 April 2026). Transformasi digital di sektor kesehatan terus didorong Pemerintah Kabupaten Garut melalui peluncuran Program Digitally Enable District yang digelar di Hotel Harmoni Garut, Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini

 

Garut.(15 April 2026). Transformasi digital di sektor kesehatan terus didorong Pemerintah Kabupaten Garut melalui peluncuran Program Digitally Enable District yang digelar di Hotel Harmoni Garut, Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Garut Drs. H. Nurdin Yana, M.H, Asisten Daerah (ASDA) I Drs. H. Bambang Hafidz, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dr. Hj. Leli Yuliani, M.M, serta para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Garut.

Dalam keterangannya kepada awak media usai acara, Sekda Garut Nurdin Yana menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari dukungan Summit Institute for Development, sebuah lembaga non-pemerintah (NGO) yang berfokus pada penguatan sistem kesehatan. Program tersebut telah berjalan sejak 2023 dan direncanakan berlangsung hingga 2027.

Menurutnya, implementasi digitalisasi ini membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan data kesehatan. Dengan sistem yang terintegrasi, data dapat diakses secara real time oleh seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tenaga kesehatan di lapangan hingga pemerintah daerah.

“Ketika sistem ini berjalan optimal, maka seluruh data kesehatan akan tersaji secara cepat dan akurat. Mulai dari laporan posyandu hingga tingkat desa, semuanya bisa terpantau dengan baik oleh seluruh stakeholder,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem ini juga dirancang selaras dengan aplikasi milik Kementerian Kesehatan, sehingga memungkinkan integrasi data secara nasional. Bahkan, teknologi yang digunakan mampu mengolah dan melengkapi data dari berbagai sumber aplikasi kesehatan yang terhubung.

Keunggulan lain dari sistem ini adalah kemampuannya dalam mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat secara lebih dini. Dengan data yang akurat dan terkini, pemerintah dapat mengambil langkah cepat dan tepat dalam penanganan berbagai permasalahan kesehatan.

“Misalnya, jika di suatu wilayah ditemukan banyak ibu hamil dengan tekanan darah tinggi, maka Dinas Kesehatan dapat segera melakukan intervensi atau penanganan yang diperlukan. Ini yang sebelumnya sulit dilakukan secara cepat,” jelasnya.

Program Digitally Enable District ini saat ini telah memasuki tahap kedua pengembangan. Pemerintah Kabupaten Garut optimistis, dengan penyempurnaan berkelanjutan hingga tahun 2027, sistem ini akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Melalui digitalisasi ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Garut menjadi lebih responsif, terukur, dan berbasis data, sehingga mampu mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.(opx)

Informasi Terkait: Baca rangkuman berita Nasional, Daerah, dan Internasional terbaru secara lengkap di halaman Berita Terkini Wartabelanegara .

Fingerprint: Warta Bela Negara - WBN-36258
Official Content: wartabelanegara.com | Hash: 15a3b998b23b881e4db53272a5cdefe5 | 2026

Program Digitally Enable District Dorong Layanan Kesehatan Garut Lebih Responsif

Diterbitkan pertama kali oleh Taufik Hidayat pada 11:33 WIB, 15 April 2026

Seluruh konten di portal Warta Bela Negara telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan sesuai standar operasional prosedur oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.

INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:

Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Kami menjamin perlindungan Hak Cipta atas seluruh materi yang dipublikasikan. Penyalinan tanpa izin atau pelanggaran hak intelektual akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Sesuai Pasal 1 butir 11 UU Pers, kami menyediakan ruang Hak Jawab bagi pihak yang merasa dirugikan.

WARTA BELA NEGARA
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik wartabelanegara.com berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh Sesuai UU Pers No. 40/1999

  Garut.(15 April 2026). Transformasi digital di sektor kesehatan terus didorong Pemerintah Kabupaten Garut melalui peluncuran Program Digitally Enable District yang digelar di Hotel Harmoni Garut, Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini
  Garut.(15 April 2026). Transformasi digital di sektor kesehatan terus didorong Pemerintah Kabupaten Garut melalui peluncuran Program Digitally Enable District yang digelar di Hotel Harmoni Garut, Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini