Berita

Jalan Talagabodas Barukai Longsor Akibat Hujan Deras, Damkar Garut Gerak Cepat Lakukan Penanganan

×

Jalan Talagabodas Barukai Longsor Akibat Hujan Deras, Damkar Garut Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sebarkan artikel ini

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

  GARUT.(12 april 2026).Hujan deras yang mengguyur wilayah Garut pada Sabtu, 11 April 2026, mengakibatkan terjadinya longsor di Jalan Talagabodas, tepatnya di Kampung Barukai, Kecamatan Wanaraja. Peristiwa tersebut sempat mengganggu akses transportasi warga karena material
  GARUT.(12 april 2026).Hujan deras yang mengguyur wilayah Garut pada Sabtu, 11 April 2026, mengakibatkan terjadinya longsor di Jalan Talagabodas, tepatnya di Kampung Barukai, Kecamatan Wanaraja. Peristiwa tersebut sempat mengganggu akses transportasi warga karena material

 

GARUT.(12 april 2026).Hujan deras yang mengguyur wilayah Garut pada Sabtu, 11 April 2026, mengakibatkan terjadinya longsor di Jalan Talagabodas, tepatnya di Kampung Barukai, Kecamatan Wanaraja. Peristiwa tersebut sempat mengganggu akses transportasi warga karena material longsoran berupa tanah dan kayu menutupi badan jalan, sehingga kendaraan tidak dapat melintas untuk sementara waktu.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penanganan Bencana Kabupaten Garut, H. Basuki Eko, SH, MH, langsung bergerak cepat dengan menginstruksikan seluruh anggotanya untuk segera turun ke lokasi. Tanpa menunggu lama, tim Damkar Garut langsung diterjunkan guna melakukan proses evakuasi material longsor yang menutup jalan.

Di lokasi kejadian, petugas Damkar bekerja sigap membersihkan tumpukan tanah yang menutupi akses jalan Talagabodas. Selain itu, mereka juga melakukan pemotongan kayu-kayu besar yang terbawa longsoran dan tersangkut di bahu jalan. Proses ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian demi memastikan keselamatan petugas serta warga sekitar.

Upaya penanganan longsor ini tidak dilakukan sendiri oleh Damkar. Pihak kepolisian bersama warga setempat turut membantu dalam proses evakuasi. Kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas di lokasi, di mana semua pihak bahu-membahu membersihkan material longsor agar akses jalan bisa segera digunakan kembali.

Berkat kerja cepat dan koordinasi yang baik antara Damkar Garut, kepolisian, serta masyarakat, proses pembersihan berjalan lancar. Tidak berselang lama, Jalan Talagabodas di Kampung Barukai akhirnya dapat kembali dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di musim hujan dengan intensitas tinggi. Pemerintah daerah juga terus mengimbau warga agar berhati-hati saat melintas di daerah rawan longsor serta segera melaporkan jika terjadi tanda-tanda pergerakan tanah.

Dengan respons cepat dari pihak terkait, dampak dari longsor ini dapat diminimalisir, sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal dalam waktu relatif singkat.(opx)

Informasi Terkait: Baca rangkuman berita Nasional, Daerah, dan Internasional terbaru secara lengkap di halaman Berita Terkini Wartabelanegara .

Fingerprint: Warta Bela Negara - WBN-36064

WARTA BELA NEGARA
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik wartabelanegara.com berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh Sesuai UU Pers No. 40/1999

  GARUT.(12 april 2026).Hujan deras yang mengguyur wilayah Garut pada Sabtu, 11 April 2026, mengakibatkan terjadinya longsor di Jalan Talagabodas, tepatnya di Kampung Barukai, Kecamatan Wanaraja. Peristiwa tersebut sempat mengganggu akses transportasi warga karena material
  GARUT.(12 april 2026).Hujan deras yang mengguyur wilayah Garut pada Sabtu, 11 April 2026, mengakibatkan terjadinya longsor di Jalan Talagabodas, tepatnya di Kampung Barukai, Kecamatan Wanaraja. Peristiwa tersebut sempat mengganggu akses transportasi warga karena material