GARUT.Minggu, 21 Juni 2026, menjadi hari yang penuh kepedulian dan kesigapan bagi jajaran Polsek Tarogong Kidul. Dalam waktu yang hampir bersamaan, dua anak balita yang terpisah dari keluarganya berhasil diamankan dan diselamatkan berkat gerak cepat anggota kepolisian bersama masyarakat.
Peristiwa pertama terjadi saat seorang anak perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 2 tahun ditemukan sedang menangis karena terpisah dari keluarganya di kawasan SOR Kerkop Garut. Melihat kondisi anak tersebut yang kebingungan dan tidak didampingi orang tuanya, seorang karyawan SOR Kerkop segera mengambil tindakan dengan mengantarkan anak tersebut ke Polsek Tarogong Kidul untuk mendapatkan perlindungan dan bantuan.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Kepala Desa Sukabakti menemukan seorang anak laki-laki berusia sekitar 3 tahun yang sedang berjalan seorang diri sambil menangis dan hendak menyeberang Jalan Pembangunan, tepatnya di depan pangkalan ojek Sukapadang. Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Kepala Desa Sukabakti langsung mengamankan anak tersebut dan menanyakan keberadaan keluarganya. Dari keterangan yang masih terbatas, anak tersebut hanya menyebut ingin mencari ayahnya yang bekerja di kawasan Kerkop.
Kedua anak tersebut kemudian diterima dan diamankan oleh anggota Polsek Tarogong Kidul, yakni Aiptu Rumantana, Aipda Iwan, dan Bripka Andri. Setelah memastikan kondisi kedua anak dalam keadaan sehat dan aman, anggota Polsek langsung bergerak cepat dengan menyebarkan informasi mengenai penemuan anak-anak tersebut ke berbagai grup WhatsApp serta jaringan komunikasi yang dimiliki masing-masing anggota.
Upaya pencarian keluarga dilakukan secara intensif selama beberapa jam. Kesabaran dan kerja keras anggota kepolisian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar tiga jam kemudian, keluarga dari anak perempuan yang ditemukan di kawasan SOR Kerkop datang ke Polsek Tarogong Kidul. Keluarga tersebut diketahui berasal dari wilayah Banyuresmi dan mengaku sangat panik setelah kehilangan putrinya.
Tidak lama berselang, sekitar tiga jam tiga puluh menit setelah proses pencarian dilakukan, dua orang ibu datang ke Polsek Tarogong Kidul dan mengaku sebagai keluarga dari anak laki-laki yang ditemukan di kawasan Sukapadang. Mereka berasal dari Kampung Cibunar, Desa Cibunar, Kecamatan Tarogong Kaler.
Suasana haru pun terlihat saat kedua anak tersebut akhirnya dipertemukan kembali dengan keluarganya. Orang tua dan keluarga yang datang mengaku sangat bersyukur serta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Polsek Tarogong Kidul yang telah sigap mengamankan, menjaga, dan membantu menemukan keluarga anak-anak mereka.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Aiptu Rumantana, Aipda Iwan, dan Bripka Andri yang telah menunjukkan kepedulian, kesabaran, dan profesionalisme dalam menangani kedua kasus tersebut.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perlindungan serta pelayanan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan. Kepedulian masyarakat yang segera melaporkan dan mengamankan anak-anak yang terpisah dari keluarganya juga patut diapresiasi sebagai bentuk sinergi yang baik antara masyarakat dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.
Polsek Tarogong Kidul mengimbau kepada seluruh orang tua agar selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di tempat umum atau keramaian, guna menghindari terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.(opx)
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Â Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Gerak Cepat Polsek Tarogong Kidul Amankan Dua Balita Terpisah dari Keluarganya
Dibuat oleh Taufik Hidayat pada 17:31 WIB, 21 Juni 2026
Konten artikel berita ini telah melalui proses verifikasi sesuai standar jurnalistik oleh Tim Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.
INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:
Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.




