TEMUKAN MAYAT PRIA DI KOS-KOSAN, KELUARGA TOLAK OTOPSI: DIDUGA MENINGGAL SAKIT
MAKASSAR – Sebuah peristiwa duka terjadi di wilayah Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kostnya di Pondok Madani, Kamar 7, Jalan Dg Ngadee, Kelurahan Parangtambung, Jumat (05/06/2026). Kabar ini mengejutkan warga sekitar dan langsung mendapat penanganan cepat dari aparat keamanan.
Korban yang diketahui bernama Dasrianto, lahir di Rappang, 3 September 1994, beralamat di Jl. Dg Ngadee Stapak 4 (Pondok Madani), bekerja sebagai karyawan swasta di salah satu toko ternama, MR. DIY.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, peristiwa bermula saat Sdr. Rangga (38 Tahun), teman sekaligus rekan kerja korban, datang ke lokasi sekitar pukul 11.04 Wita. Ia diutus oleh atasan untuk mencari keberadaan Dasrianto, mengingat korban diketahui sudah dua hari tidak masuk bekerja dan tidak ada kabar.
Sesampainya di depan kamar korban yang terkunci dari dalam, Rangga berusaha memanggil dan mengetuk pintu namun tidak ada jawaban. Karena merasa khawatir, ia kemudian mengintip lewat celah ventilasi menggunakan ponselnya. Di sana, ia melihat sosok temannya sudah terbaring kaku dalam posisi tengkurap.
Segera setelah itu, Rangga melapor kepada pemilik kost dan Ketua RT setempat. Bersama warga, mereka membuka akses jendela kamar dan memastikan bahwa korban sudah tak bernyawa.
Mendapat laporan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas segera tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pukul 12.41 Wita untuk melakukan pengamanan. Tak lama kemudian, tepatnya pukul 13.40 Wita, tim Dokter Kepolisian Polda Sulsel dan tim Inafis Polrestabes Makassar tiba di lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal.
Hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau bekas luka pada tubuh korban. Berdasarkan fakta ini, sementara disimpulkan bahwa korban meninggal dunia diduga karena sakit.

Pukul 14.21 Wita, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Menariknya, pihak keluarga yang diwakili oleh Mursalim, keluarga dekat korban, telah menyampaikan keputusannya secara tegas. Keluarga menyatakan keikhlasannya menerima takdir dan menolak jenazah korban dilakukan proses otopsi. Pihak kepolisian akan segera membuatkan Berita Acara Penolakan Otopsi sesuai permintaan keluarga.
Hingga saat ini aparat tetap memantau perkembangan situasi guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Publish By Dewy
- Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026: SSC dan Relawan Rentan Gelar Aksi Kolaburasi Bersama TNI dan Pemkab Garut
- Ade Sudrajat Desak Bupati Garut Evaluasi Dewan Pendidikan Jelang PPDB, Jika Tidak Optimal Lebih Baik Dibubarkan
- KODIM 1408/MKS Pererat Tali Silaturahmi Melalui Ramah Tamah Dalam Rangka Purna Tugas Korps Raport: Lepas Sambut Personel & Doa Terbaik
Informasi Terkait: Baca rangkuman berita Nasional, Daerah, dan Internasional terbaru secara lengkap di halaman Berita Terkini Wartabelanegara .
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
📢 INFO TERKINI:
Dapatkan informasi lebih lengkap dan update setiap hari mengenai isu yang terjadi melalui halaman:
Berita Terbaru Warta Bela Negara
TEMUKAN MAYAT PRIA DI KOS-KOSAN, KELUARGA TOLAK OTOPSI: DIDUGA MENINGGAL SAKIT
Diterbitkan pertama kali oleh Dewi Wati pada 00:09 WIB, 6 Juni 2026
Seluruh konten di portal Warta Bela Negara telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan sesuai standar operasional prosedur oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.
INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:
Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
Kami menjamin perlindungan Hak Cipta atas seluruh materi yang dipublikasikan. Penyalinan tanpa izin atau pelanggaran hak intelektual akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.













