Info Kita

Kisah Pilu Pemuda Usia 19 Tahun, Rela Kehilangan Masa Depan Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga

×

Kisah Pilu Pemuda Usia 19 Tahun, Rela Kehilangan Masa Depan Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga

Sebarkan artikel ini

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

  Bali –28 September 2025, Di balik hiruk pikuk Pulau Dewata, tersimpan kisah haru dari seorang pemuda asal Jawa Barat yang baru berusia 19 tahun. Usianya masih begitu belia, namun ia telah memikul beban yang
  Bali –28 September 2025, Di balik hiruk pikuk Pulau Dewata, tersimpan kisah haru dari seorang pemuda asal Jawa Barat yang baru berusia 19 tahun. Usianya masih begitu belia, namun ia telah memikul beban yang

 

Bali –28 September 2025, Di balik hiruk pikuk Pulau Dewata, tersimpan kisah haru dari seorang pemuda asal Jawa Barat yang baru berusia 19 tahun. Usianya masih begitu belia, namun ia telah memikul beban yang begitu berat: menjadi tulang punggung keluarga demi orang tua dan adik-adiknya yang masih kecil.

Setiap pagi, dengan sepeda sederhana, ia berkeliling menyusuri jalanan Bali untuk mencari nafkah. Bukan pekerjaan mewah yang ia jalani, melainkan sebagai tukang sol sepatu. Dengan keterampilan tangannya, ia memperbaiki sepatu-sepatu yang rusak, berharap ada rezeki untuk dibawa pulang.

Baca juga: Tonglo 3 Besar DPKPP Mamasa, Putra Paken Banjir Dukungan

Miris memang, masa remaja yang seharusnya dipenuhi canda tawa dan mimpi indah harus ia korbankan. Demi keluarga, ia rela kehilangan waktu bermain dan belajar, hanya agar adik-adiknya bisa tetap melanjutkan hidup dengan layak.

Kisah perjuangannya menjadi pengingat bagi kita semua, betapa besarnya cinta seorang anak kepada keluarganya. Di balik peluh dan lelah yang ia jalani, tersimpan doa dan harapan agar suatu hari jerih payahnya terbalaskan dengan kehidupan yang lebih baik.

Berita terkait: Daeng Guard Menggelar Buka Puasa dan Berbagi Takjil Bersama STORY GYM di Mamajang

Semoga kisah ini membuka mata kita semua, bahwa di sekitar kita masih banyak pejuang kehidupan yang rela mengorbankan segalanya demi orang-orang tercinta. Sebuah pelajaran tentang arti ketulusan, pengorbanan, dan cinta yang tak ternilai.

M Sopian

Simak juga: Cek Jadwal Imsak Seluruh Indonesia

Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Abah Rohman

WARTA BELA NEGARA
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik wartabelanegara.com berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh Sesuai UU Pers No. 40/1999

  Bali –28 September 2025, Di balik hiruk pikuk Pulau Dewata, tersimpan kisah haru dari seorang pemuda asal Jawa Barat yang baru berusia 19 tahun. Usianya masih begitu belia, namun ia telah memikul beban yang
  Bali –28 September 2025, Di balik hiruk pikuk Pulau Dewata, tersimpan kisah haru dari seorang pemuda asal Jawa Barat yang baru berusia 19 tahun. Usianya masih begitu belia, namun ia telah memikul beban yang