HUT

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Tani Merdeka Garut Siap Kawal Asta Cita Presiden Prabowo

×

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Tani Merdeka Garut Siap Kawal Asta Cita Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini

 

GARUT, 4 Juni 2026 – Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni dimaknai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Garut sebagai pengingat bahwa masa depan ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada keberhasilan bangsa dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Di tengah berbagai tantangan perubahan iklim, kerusakan lahan, berkurangnya sumber daya air, hingga ancaman terhadap kawasan hulu, Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Garut menegaskan komitmennya untuk mengawal implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan yang selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Garut, H. Mamat Acek, mengatakan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan momentum membangun kesadaran kolektif bahwa ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

Tidak akan ada swasembada pangan tanpa tanah yang subur, tidak akan ada hasil panen tanpa air yang terjaga, dan tidak akan ada masa depan pertanian apabila lingkungan terus mengalami kerusakan. Karena itu, menjaga alam sesungguhnya adalah menjaga keberlangsungan pangan dan kehidupan bangsa,” ujar H. Mamat Acek, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, visi besar Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita telah memberikan arah yang jelas bagi pembangunan sektor pertanian nasional yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekologis.

Kami bangga memiliki Presiden Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto yang menempatkan swasembada pangan, ketahanan air, ekonomi hijau, dan pembangunan berkelanjutan sebagai agenda strategis nasional. Ini menunjukkan bahwa pembangunan pertanian Indonesia ke depan tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga menjaga warisan lingkungan bagi generasi mendatang,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, H. Mamat Acek juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia sekaligus Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar, yang dinilai konsisten memperjuangkan kepentingan petani Indonesia.

Kami menyampaikan rasa bangga dan penghormatan kepada Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia sekaligus Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Mas Dar, Bapak Sudaryono, yang terus memberikan perhatian besar terhadap pembangunan pertanian nasional dan kesejahteraan petani. Semangat beliau menjadi inspirasi bagi seluruh kader Tani Merdeka hingga ke daerah,” ungkapnya.

Selain itu, H. Mamat Acek juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, beserta seluruh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Barat yang terus memperkuat konsolidasi organisasi dan pemberdayaan petani di seluruh Indonesia.

Kami bangga menjadi bagian dari keluarga besar Tani Merdeka Indonesia di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bapak Don Muzakir serta dukungan penuh jajaran DPP dan DPW Jawa Barat. Arahan dan pembinaan yang diberikan telah memperkuat gerakan petani untuk menjadi bagian penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” tambahnya.

Tiga Komitmen Tani Merdeka Garut untuk Lingkungan dan Ketahanan Pangan

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Garut menegaskan tiga komitmen utama yang akan terus dijalankan.

Pertama, memperluas praktik pertanian ramah lingkungan melalui penggunaan pupuk organik dan pupuk hayati guna menjaga kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia.

Kedua, mendukung perlindungan sumber daya air, kawasan resapan, mata air, serta daerah hulu sebagai penyangga utama keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Garut.

Ketiga, mengembangkan sistem agroforestri dan pertanian konservasi yang mampu meningkatkan produktivitas petani sekaligus menjaga fungsi ekologis kawasan.

Menurut H. Mamat Acek, langkah tersebut merupakan bentuk nyata implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan swasembada pangan dan ekonomi hijau sebagai fondasi pembangunan Indonesia masa depan.

Kami ingin membuktikan bahwa petani bukan hanya produsen pangan, tetapi juga penjaga lingkungan. Ketika petani menjaga tanah, air, dan hutan, maka sesungguhnya petani sedang menjaga masa depan Indonesia. Inilah semangat yang kami bawa pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini,” tegasnya.

DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Garut mengajak seluruh petani, pemerintah, akademisi, pelaku usaha, serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan nasional.

Mari jadikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum memperkuat komitmen bersama. Menjaga lingkungan berarti menjaga pangan. Menjaga pangan berarti menjaga masa depan bangsa. Bersama Presiden Prabowo Subianto, bersama Tani Merdeka Indonesia, kami siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan, mandiri, maju, dan lestari,” pungkas H. Mamat Acek.(opx)

Informasi Terkait: Baca rangkuman berita Nasional, Daerah, dan Internasional terbaru secara lengkap di halaman Berita Terkini Wartabelanegara .

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Official Content: wartabelanegara.com | Hash: 70784df04f820e46ee0b162ef758ad29 | 2026

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Tani Merdeka Garut Siap Kawal Asta Cita Presiden Prabowo

Diterbitkan pertama kali oleh Taufik Hidayat pada 20:42 WIB, 4 Juni 2026

Seluruh konten di portal Warta Bela Negara telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan sesuai standar operasional prosedur oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.

INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:

Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Kami menjamin perlindungan Hak Cipta atas seluruh materi yang dipublikasikan. Penyalinan tanpa izin atau pelanggaran hak intelektual akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Sesuai Pasal 1 butir 11 UU Pers, kami menyediakan ruang Hak Jawab bagi pihak yang merasa dirugikan.
Fingerprint: Warta Bela Negara - WBN-39641