Info Kita

Diduga Lambatnya Respon Pemerintah, Warga Dan Sekolah Di Cipadung Jadi Korban Pergeseran Tanah

×

Diduga Lambatnya Respon Pemerintah, Warga Dan Sekolah Di Cipadung Jadi Korban Pergeseran Tanah

Sebarkan artikel ini

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

  Garut-10 November 2025 Bojong banjarwangi, Bencana pergeseran tanah yang melanda Kampung Cipadung, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menambah daftar panjang persoalan lambannya penanganan bencana di daerah. Sejumlah rumah warga rusak parah, dan satu
  Garut-10 November 2025 Bojong banjarwangi, Bencana pergeseran tanah yang melanda Kampung Cipadung, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menambah daftar panjang persoalan lambannya penanganan bencana di daerah. Sejumlah rumah warga rusak parah, dan satu

 

Garut-10 November 2025 Bojong banjarwangi, Bencana pergeseran tanah yang melanda Kampung Cipadung, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menambah daftar panjang persoalan lambannya penanganan bencana di daerah. Sejumlah rumah warga rusak parah, dan satu sekolah ikut menjadi korban, namun hingga kini belum terlihat langkah nyata dari pemerintah daerah.

Warga mengaku hidup dalam ketidakpastian. Beberapa di antara mereka kini menumpang di rumah kerabat karena tempat tinggal sudah tidak bisa dihuni lagi. Aktivitas belajar di sekolah pun terganggu karena kondisi bangunan yang retak dan tidak aman.

Baca juga: Tonglo 3 Besar DPKPP Mamasa, Putra Paken Banjir Dukungan

“Sekolah kami rusak, tembok retak dan lantai amblas. Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan dan memberikan bantuan bagi warga yang terdampak,” ujar salah seorang perwakilan sekolah.

Aktivis sosial Banjarwangi, Aka Sudrajat, dengan nada kecewa menyebut bahwa pemerintah harus segera bertindak, bukan hanya menunggu laporan.

Berita terkait: Daeng Guard Menggelar Buka Puasa dan Berbagi Takjil Bersama STORY GYM di Mamajang

> “Saya berharap pemerintah cepat tanggap dalam menghadapi musibah ini. Sangat miris melihat warga yang rumahnya hancur terpaksa tinggal di rumah saudara tanpa kepastian kapan akan mendapat bantuan,” tegas Aka Sudrajat.

 

Warga menilai, lambatnya respon dari pihak terkait menunjukkan lemahnya sistem penanganan bencana di tingkat daerah. Mereka mendesak pemerintah agar segera menyalurkan bantuan darurat dan melakukan langkah-langkah nyata untuk memulihkan kondisi masyarakat terdampak.
(Aka)

Simak juga: Cek Jadwal Imsak Seluruh Indonesia

Fingerprint: wartabelanegara.com-2026
Artikel ini diterbitkan pertama kali di wartabelanegara.com oleh Abah Rohman

WARTA BELA NEGARA
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik wartabelanegara.com berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh Sesuai UU Pers No. 40/1999

  Garut-10 November 2025 Bojong banjarwangi, Bencana pergeseran tanah yang melanda Kampung Cipadung, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menambah daftar panjang persoalan lambannya penanganan bencana di daerah. Sejumlah rumah warga rusak parah, dan satu
  Garut-10 November 2025 Bojong banjarwangi, Bencana pergeseran tanah yang melanda Kampung Cipadung, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menambah daftar panjang persoalan lambannya penanganan bencana di daerah. Sejumlah rumah warga rusak parah, dan satu