JAKARTA, 26 SEPTEMBER 2026 — Sate Kambing Indonesia kembali mencatat prestasi di panggung kuliner internasional. TasteAtlas menempatkan hidangan berbahan daging kambing atau domba ini di peringkat ke-4 dalam daftar 100 Best Dishes in the World dengan skor 4,52 dari 5,00.
Sate Kambing Indonesia Masuk 4 Besar Dunia
Kuliner tradisional Indonesia kembali mendapat pengakuan di tingkat global. Kali ini, giliran Sate Kambing Indonesia yang masuk jajaran teratas pemeringkatan kuliner dunia versi TasteAtlas.
Berdasarkan laman TasteAtlas yang terpantau pada Sabtu, 26 September 2026, Sate Kambing berada di peringkat ke-4 dalam daftar 100 Best Dishes in the World dengan skor 4,52.
Posisi tersebut menempatkan Sate Kambing di antara ribuan hidangan yang masuk dalam basis data TasteAtlas. Dalam daftar yang sama, Sate Kambing tercatat sebagai kategori Street Food dari Indonesia.
TasteAtlas menyebut pemeringkatan tersebut disusun berdasarkan 453.720 rating valid terhadap 11.781 hidangan yang terdapat dalam basis data mereka.
Dengan skor 4,52, Sate Kambing bahkan memiliki nilai yang sama dengan hidangan Italia Tajarin al tartufo bianco d’Alba yang berada di posisi ketiga, meski keduanya menempati urutan berbeda dalam daftar.
Posisi Sate Kambing di Antara Kuliner Dunia
Dalam daftar yang ditampilkan TasteAtlas, tiga posisi di atas Sate Kambing ditempati hidangan dari Paraguay, Italia, dan Italia.
Posisi pertama ditempati Vori-vori dari Paraguay dengan skor 4,64. Berikutnya Pizza Napoletana dari Italia dengan skor 4,58.
Di posisi ketiga terdapat Tajarin al tartufo bianco d’Alba dari Italia dengan skor 4,52. Setelah itu, Sate Kambing Indonesia berada di peringkat keempat dengan skor yang sama, yakni 4,52.
Berikut daftar 10 besar yang ditampilkan dalam indeks 100 Best Dishes in the World TasteAtlas:
10 Besar Hidangan Dunia Versi TasteAtlas
1. Vori-vori – Paraguay 🇵🇾 — Skor 4,64
2. Pizza Napoletana – Italia 🇮🇹 — Skor 4,58
3. Tajarin al tartufo bianco d’Alba – Italia 🇮🇹 — Skor 4,52
4. Sate Kambing – Indonesia 🇮🇩 — Skor 4,52
5. Oltu Cağ Kebabı – Turki 🇹🇷 — Skor 4,51
6. Kontosouvli – Yunani 🇬🇷 — Skor 4,51
7. Arroz Tapado – Peru 🇵🇪 — Skor 4,50
8. Komplet Lepinja – Serbia 🇷🇸 — Skor 4,50
9. Quesabirria atau Birria Tacos – Meksiko 🇲🇽 — Skor 4,49
10. Pappardelle al Cinghiale – Italia 🇮🇹 — Skor 4,47. TasteAtlas
Daftar tersebut juga memperlihatkan bahwa Sate Kambing bukan sekadar masuk daftar makanan berbahan daging kambing, tetapi tercatat dalam jajaran 100 hidangan terbaik dunia berdasarkan pemeringkatan TasteAtlas saat ini.
Seperti Apa Sate Kambing yang Dinilai TasteAtlas?
TasteAtlas menjelaskan Sate Kambing sebagai makanan tradisional berupa sate dengan bahan utama daging kambing atau mutton.
Daging dipotong dalam bentuk potongan kecil atau dadu, kemudian dimarinasi menggunakan sejumlah bahan. Di antaranya kecap manis, lengkuas, bawang merah yang dihaluskan, jus nanas, dan cabai.
Setelah melalui proses marinasi, daging ditusukkan ke tusuk sate yang umumnya berukuran lebih besar dan lebih tebal dibandingkan tusuk sate ayam. Daging kemudian dibakar hingga matang di atas bara.
Dalam penyajiannya, Sate Kambing dapat dipadukan dengan saus kecap manis, saus kacang, atau sambal yang dibuat dari bawang merah, cabai rawit, dan kecap manis. Hidangan ini juga lazim disantap bersama nasi, lontong, atau ketupat.
Aroma Bakar Menjadi Ciri Khas
Proses pembakaran di atas arang menjadi salah satu bagian penting dalam karakter Sate Kambing.
Panas bara membuat bagian luar daging mengalami proses pemanggangan yang menghasilkan aroma khas. Perpaduan daging, bumbu marinasi, kecap manis, dan asap dari arang menghasilkan cita rasa yang menjadi ciri khas sate Indonesia.
TasteAtlas juga mencatat bahwa Sate Kambing sangat populer terutama di Pulau Jawa.
Sate Kambing Juga Nomor Satu di Kategori Daging Kambing dan Domba
Pengakuan terhadap Sate Kambing tidak hanya terlihat dari posisi keempat dalam daftar 100 hidangan terbaik dunia.
TasteAtlas juga memiliki pemeringkatan khusus 100 Best Lamb and Mutton Dishes in the World. Dalam daftar yang diperbarui pada September 2026, Sate Kambing tercatat berada di peringkat pertama kategori tersebut dengan nilai sekitar 4,5.
TasteAtlas mencatat daftar khusus tersebut hingga 15 September 2026 berdasarkan 17.311 rating, dengan 7.095 rating di antaranya dinyatakan sistem sebagai rating yang sah.
Artinya, terdapat dua konteks pemeringkatan yang perlu dibedakan.
Pertama, dalam 100 Best Dishes in the World, Sate Kambing berada di posisi keempat dengan skor 4,52.
Kedua, dalam 100 Best Lamb and Mutton Dishes in the World, Sate Kambing berada di posisi pertama pada daftar khusus hidangan kambing dan domba.
Indonesia Kembali Menonjol di Peta Kuliner Dunia
Pencapaian Sate Kambing memperlihatkan bahwa kuliner Indonesia memiliki banyak hidangan yang mendapat perhatian dalam pemeringkatan internasional.
Dalam daftar 100 Best Dishes yang sama, selain Sate Kambing di posisi keempat, Soto Betawi juga tercatat di peringkat ke-29 dengan skor 4,42. Sementara Sate Padang berada di peringkat ke-42 dengan skor 4,39. TasteAtlas
Pada halaman khusus kuliner Indonesia, TasteAtlas juga menempatkan Sate Kambing sebagai salah satu makanan Indonesia dengan rating tinggi. TasteAtlas mencatat kuliner Indonesia secara keseluruhan memiliki skor rata-rata 4,48 dalam indeks mereka.
Sate Kambing sendiri disebut sebagai salah satu makanan jalanan Indonesia yang paling dikenal. TasteAtlas mencatat sejumlah tempat yang masuk daftar rekomendasi mereka untuk mencicipi hidangan tersebut, termasuk beberapa warung sate di Semarang, Jakarta Selatan, dan Malang.
Daftar yang Beredar dan Verifikasi TasteAtlas
Data yang beredar menyebut Sate Kambing berada di posisi keempat setelah İskender Kebab dari Turki dan Païdakia dari Yunani. Namun, setelah dilakukan pengecekan terhadap laman TasteAtlas yang aktif pada 26 September 2026, urutan tersebut perlu diluruskan.
Dalam indeks 100 Best Dishes in the World yang saat ini ditampilkan TasteAtlas, posisi pertama adalah Vori-vori dari Paraguay, posisi kedua Pizza Napoletana dari Italia, posisi ketiga Tajarin al tartufo bianco d’Alba dari Italia, dan posisi keempat Sate Kambing dari Indonesia.
Sementara itu, Païdakia tercatat di peringkat ke-25 dengan skor 4,42, sedangkan İskender kebap berada di peringkat ke-48 dengan skor 4,37 dalam daftar 100 Best Dishes tersebut.
Dengan demikian, klaim utama bahwa Sate Kambing Indonesia menempati peringkat ke-4 dunia dengan skor 4,52 terkonfirmasi, tetapi daftar pendamping yang menyebut İskender Kebab dan Païdakia sebagai peringkat pertama dan kedua bukanlah urutan yang ditampilkan pada indeks global TasteAtlas saat ini.
Metodologi TasteAtlas dalam Pemeringkatan
TasteAtlas menjelaskan bahwa pemeringkatan makanan mereka didasarkan pada rating dari audiens TasteAtlas. Sistem mereka memiliki mekanisme untuk mengenali rating pengguna dan mengabaikan rating bot maupun rating yang dianggap bersifat nasionalistis atau patriotik lokal.
TasteAtlas juga menyebut sistem memberikan nilai tambahan kepada pengguna yang mereka identifikasi sebagai memiliki pengetahuan mengenai makanan. Karena itu, angka yang muncul merupakan hasil sistem pemeringkatan berbasis rating, bukan hasil keputusan juri tunggal.
TasteAtlas sendiri mengingatkan bahwa ranking mereka tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan global yang bersifat final mengenai makanan. Pemeringkatan tersebut digunakan untuk mempromosikan makanan lokal, membangkitkan kebanggaan terhadap hidangan tradisional, sekaligus memperkenalkan berbagai kuliner kepada pembaca global.
Sate Kambing dan Kebanggaan Kuliner Indonesia
Masuknya Sate Kambing ke posisi empat besar dalam daftar 100 Best Dishes in the World menjadi kabar yang memperkuat eksistensi kuliner tradisional Indonesia di tingkat internasional.
Hidangan yang selama ini mudah ditemukan di warung, pedagang kaki lima, pasar malam hingga restoran tersebut kini tercatat di antara ribuan makanan yang dinilai oleh komunitas kuliner global TasteAtlas.
Dengan skor 4,52 dari 5, Sate Kambing Indonesia berada satu baris dengan sejumlah hidangan terkenal dunia. Bahkan, untuk kategori khusus hidangan berbahan kambing dan domba, Sate Kambing tercatat sebagai hidangan dengan posisi teratas dalam daftar TasteAtlas yang diperbarui September 2026.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kekuatan kuliner Indonesia tidak hanya berasal dari makanan utama seperti nasi atau hidangan berkuah. Teknik sederhana berupa memotong, membumbui, menusuk, kemudian membakar daging di atas bara ternyata mampu menghasilkan hidangan yang memperoleh perhatian tinggi dari pencinta kuliner internasional.
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Â Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Diterbitkan pertama kali oleh Fahria Alfiano Jam 16:18 Tanggal 26 September 2026 di Warta Bela Negara - WBN.
DARI REDAKSI
Kegiatan jurnalistik mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Berbadan Hukum : Pasal 1 angka 2, Pasal 9 ayat (2) , termasuk Pasal 4 ayat (3) kemerdekaan pers, Pasal 6 peranan pers, dan Pasal 8 perlindungan wartawan menjalankan tugas dan Peraturan Dewan Pers No. 5/Peraturan-DP/IV/2008 tentang Perlindungan Profesi Wartawan.
Catatan : Dalam Melaksanakan Tugas Wartawan Kami Dilengkapi ID Card Resmi dan memilki Barcode yang terhubung pada database atau teregistrasi di box redaksi
Tim Redaksi memeriksa setiap artikel yang dipublikasi sesuai : Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
SANGAHAN
Pembaca berhak memperoleh informasi yang tepat, akurat dan benar serta dapat menggunakan hak jika ada keberatan dan koreksi melalui : Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai ketentuan UU Pers dan mekanisme yang berlaku.
Penerbit
Warta Bela Negara - WBN
Situs: wartabelanegara.com
Legal
PT Danakirti Media News
Nomor: AHU-0017454.AH.01.01.
Bisnis
PT Danakirti Media Groups
Nomor: AHU-0005878.AH.01.01-2022
NIB: 2801220007313
NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI: 58130, 63122, 63912





