*Wujudkan Mimpi Warga Bungaya, Pembangunan Jembatan Gantung Tahap V di Gowa Kian Dikebut*
GOWA — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat nyata di Kabupaten Gowa. Personel gabungan dari Yonzipur, Zibang, Yon TP, bersama Babinsa Kodim 1409/Gowa dan warga setempat, bahu-membahu melaksanakan pengerjaan lanjutan Jembatan Gantung/Perintis Tahap V di Sungai Lambere, Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya. Senin (7/9/2026).
Hingga hari ini, progres pembangunan infrastruktur penghubung tersebut telah mencapai angka 87,85 persen. Pengerjaan tahap kelima ini difokuskan untuk mempercepat rampungnya jembatan yang sangat dinantikan oleh warga setempat guna mempermudah akses mobilitas harian dan aktivitas perekonomian antarwilayah.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 1409/Gowa, Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi, memberikan apresiasi tinggi serta suntikan semangat kepada seluruh personel dan warga yang terlibat. Ia menilai kerja sama yang solid ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
Kehadiran jembatan gantung ini disambut dengan antusiasme dan respon positif yang luar biasa dari masyarakat Desa Buakkang. Warga mengaku sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya kelanjutan pembangunan ini, karena akses jalan yang sebelumnya sulit kini menjadi jauh lebih aman, lancar, dan dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas anak sekolah maupun pendistribusian hasil bumi.
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Wujudkan Mimpi Warga Bungaya, Pembangunan Jembatan Gantung Tahap V di Gowa Kian Dikebut
Dibuat oleh Dewi Wati pada 13:59 WIB, 7 September 2026
Konten artikel berita ini telah melalui proses verifikasi sesuai standar jurnalistik oleh Tim Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.
INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:
Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.



