WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Wartabelanegara.Com_Polewali Mandar
Warga Dusun Passubbe, Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di sebuah rumah kosong pada Rabu (24/9/2025) pagi.
Artikel terkait: Di Sela Aktivitas Kerja, Dalem Bupati Garut ke-26 Rasakan Ketenangan dan Ibadah Semakin Khusyuk
Baca juga: Di Sela Aktivitas Kerja, Dalem Bupati Garut ke-26 Rasakan Ketenangan dan Ibadah Semakin Khusyuk
Sekitar pukul 06.30 WITA, aparat kepolisian menerima laporan dari warga terkait penemuan tersebut. Tim gabungan piket fungsi Polres Polman bersama Polsek Binuang yang dipimpin Kapolsek Binuang, IPTU Rahman, S.Sos., M.Si., langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Simak juga: Dinas PUPR Gerak Cepat Tanggapi Laporan Warga, Jalan Kembali Bersih dari Pasir dan Kerikil
Berita terkait: Dinas PUPR Gerak Cepat Tanggapi Laporan Warga, Jalan Kembali Bersih dari Pasir dan Kerikil
Korban diketahui bernama Japaruddin (28), seorang wiraswasta sekaligus warga setempat. Ia ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali berwarna biru di dalam rumah milik kakaknya, Jamaluddin, yang saat ini berdomisili di Malaysia.
Baca juga: DPMD Garut: Tahapan Pemilihan Kepala Desa PAW Ditargetkan Selesai Mei 2026
Kapolsek Binuang IPTU Rahman menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 02.00 WITA seorang tetangga sempat mendengar aktivitas dari arah rumah tersebut. Namun suara itu berhenti sekitar pukul 03.30 WITA. Pagi harinya, ibu korban, Tiang, yang hendak mencuci pakaian anaknya, merasa curiga karena pintu rumah terbuka. Saat masuk, ia mendapati korban sudah tidak bernyawa dan segera meminta pertolongan warga.
Atas permintaan keluarga, jasad korban diturunkan sekitar pukul 07.00 WITA oleh warga dengan dibantu aparat desa. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa seutas tali biru sepanjang sekitar satu meter dari lokasi kejadian.
Pihak keluarga yang diwakili istri korban, Farida, bersama Kepala Desa Paku, Syarifuddin, menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka dan rencananya dimakamkan di pekuburan keluarga di Dusun Passubbe.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui baru kembali dari Kalimantan sekitar tiga bulan lalu. Sejak itu, perilakunya berubah dan sempat mengalami halusinasi hingga menjalani pengobatan tradisional. Ia juga diduga terindikasi mengonsumsi obat-obatan terlarang.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Meski demikian, situasi di lokasi kejadian tetap aman dan kondusif.
Sumber:
Humas Polres Polman
📢 INFO TERKINI:
Dapatkan informasi lebih lengkap dan update setiap hari mengenai isu yang terjadi melalui halaman:
Berita Terbaru Warta Bela Negara
Artikel terkait: Wujud Kepedulian Lingkungan, Koramil 1408-12/Tamalanrea Gelar Karya Bhakti Penanaman Pohon Antisipasi Banjir
Simak juga: DPMD Garut: Tahapan Pemilihan Kepala Desa PAW Ditargetkan Selesai Mei 2026







