SUKAMARA, 26 SEPTEMBER 2026 — Korban Kapal Virgo Transport 8 ditemukan di dua lokasi berbeda, yakni dari dalam bangkai kapal di Laut Jawa dan kawasan pesisir Kalimantan Tengah. Pada Sabtu (26/9/2026), tujuh jenazah kembali ditemukan di sejumlah titik pesisir Kabupaten Sukamara dalam operasi pencarian.
Korban Kapal Virgo Ditemukan di Bangkai Kapal dan Pesisir
Perkembangan operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 menunjukkan bahwa lokasi penemuan korban semakin meluas.
Tim SAR gabungan tidak hanya menemukan korban di sekitar dan di dalam bangkai kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa, tetapi juga menemukan jenazah yang terbawa arus hingga mencapai wilayah pesisir Kalimantan Tengah.
Pada operasi hari ke-13, Jumat (25/9/2026), tim SAR menemukan korban dari dua lokasi utama.
Sebanyak lima jenazah dievakuasi dari dalam badan kapal, sementara korban lainnya ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah. Data Basarnas pada Jumat siang mencatat 10 korban ditemukan dalam operasi hari tersebut.
Perkembangan kemudian berlanjut pada Sabtu (26/9/2026). Sebanyak tujuh jenazah yang diduga korban KM Virgo Transport 8 ditemukan terdampar di sejumlah titik pesisir Kabupaten Sukamara.
Lima Korban Ditemukan dari Bangkai Kapal Virgo
Penemuan korban dari dalam bangkai kapal menjadi salah satu bagian penting operasi SAR.
Pada Jumat (25/9/2026), penyelam gabungan menemukan lima jenazah di dalam badan kapal yang berada di dasar Laut Jawa.
Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan kapal SAR dan kapal TNI AL sebelum dibawa melalui jalur udara menuju fasilitas kesehatan untuk proses selanjutnya.
Kondisi bangkai kapal yang berada di dasar laut membuat proses penyelaman membutuhkan kehati-hatian. Basarnas juga menyampaikan bahwa kondisi jasad yang ditemukan masih utuh secara anatomis, meskipun mulai mengalami kerusakan sehingga proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati.
Temuan tersebut memperlihatkan bahwa sebagian korban masih berada di dalam struktur kapal yang tenggelam dan membutuhkan operasi penyelaman untuk dapat dievakuasi.
Korban Virgo Juga Ditemukan di Pesisir Kalimantan Tengah
Selain pencarian di lokasi bangkai kapal, tim SAR memperluas penyisiran ke wilayah pesisir Kalimantan Tengah.
Wilayah tersebut berada di jalur yang memungkinkan korban terbawa arus dari lokasi kecelakaan di Laut Jawa.
Pada Jumat (25/9/2026), Basarnas mencatat tiga korban ditemukan di sekitar Sungai Cabang PT Kumai Sentosa, Kabupaten Sukamara, sedangkan dua korban lainnya ditemukan di Sandurian, Kabupaten Seruyan.
Penemuan di wilayah pesisir menjadi bagian penting dalam operasi pencarian karena posisi korban dapat berubah akibat arus dan kondisi laut.
Tujuh Jenazah Ditemukan di Sukamara
Perkembangan terbaru terjadi pada Sabtu (26/9/2026).
Sebanyak tujuh jenazah yang diduga korban KM Virgo Transport 8 ditemukan di sejumlah titik pesisir Kabupaten Sukamara. Empat jenazah ditemukan dalam penyisiran sejak dini hari hingga pagi, melengkapi tiga jenazah yang telah ditemukan sebelumnya.
Dari tujuh jenazah tersebut, enam ditemukan di kawasan Pantai Lunci, Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci.
Tiga jenazah pertama ditemukan pada Jumat di sekitar RT 01 dan RT 02. Kemudian pada Sabtu, tiga jenazah kembali ditemukan di kawasan tersebut.
Satu jenazah lainnya ditemukan di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai.
Dengan demikian, berdasarkan laporan terbaru yang masuk pada Sabtu, terdapat tujuh jenazah yang ditemukan terdampar di pesisir Kabupaten Sukamara. Tabengan
Ada Korban Mengenakan Atribut Virgo Karya Shipping
Salah satu temuan di kawasan pesisir Sukamara memiliki petunjuk yang mengarah pada keterkaitannya dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Korban tersebut ditemukan mengenakan atribut atau pakaian dengan tulisan Virgo Karya Shipping.
Namun, atribut yang ditemukan pada korban tetap merupakan petunjuk awal. Penetapan identitas korban harus menunggu proses pemeriksaan dan identifikasi oleh pihak berwenang.
Karena itu, sejumlah laporan masih menggunakan istilah “diduga korban KM Virgo Transport 8” sampai identitas dan keterkaitan korban dipastikan melalui pemeriksaan resmi.
Temuan Korban di Seruyan
Kabupaten Seruyan juga menjadi salah satu wilayah penting dalam perluasan pencarian korban.
Sebelumnya, dua jenazah ditemukan di kawasan pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir.
Kedua korban ditemukan di lokasi berbeda, yakni kawasan Pantai Sungai Rambai dan wilayah Sungai Besi, Desa Sungai Perlu. Medan menuju lokasi penemuan cukup berat karena terdapat kawasan berlumpur dan aliran sungai sehingga petugas harus berjalan kaki sekitar 10 kilometer untuk mengevakuasi salah satu jenazah.
Selain itu, pada operasi 25 September, Basarnas mencatat dua korban ditemukan di kawasan Sandurian, Kabupaten Seruyan.
Daftar Lokasi Penemuan Korban di Luar Bangkai Kapal
Jika perkembangan pencarian dirangkum berdasarkan lokasi yang telah dilaporkan, beberapa titik penemuan korban di luar bangkai kapal antara lain:
Kabupaten Sukamara
– Pantai Lunci, Desa Sungai Tabuk: enam jenazah ditemukan secara bertahap.
– Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai: satu jenazah ditemukan pada Sabtu (26/9/2026).
– Sekitar Sungai Cabang PT Kumai Sentosa: tiga korban ditemukan dalam operasi 25 September.
– Pantai Sungai Perlu: menjadi salah satu kawasan yang disisir tim SAR.
Kabupaten Seruyan
– Sandurian: dua korban ditemukan dalam operasi 25 September.
– Desa Sungai Perlu: dua jenazah ditemukan sebelumnya di kawasan Pantai Sungai Rambai dan Sungai Besi.
Data tersebut tidak boleh dijumlahkan begitu saja sebagai angka korban meninggal baru, karena sebagian temuan berasal dari operasi pada tanggal berbeda dan pencatatan resmi Basarnas harus menjadi dasar untuk menghindari kemungkinan penghitungan ganda.
Data Terbaru Korban KM Virgo
Berdasarkan data Basarnas pada Jumat (25/9/2026) pukul 12.00 WITA, setelah ditemukan 10 korban pada hari ke-13, sebanyak 160 orang telah ditemukan dari total 243 orang dalam manifes.
Rinciannya:
– 108 orang selamat
– 52 orang meninggal dunia
– 83 orang masih dalam pencarian
Lima korban ditemukan dari dalam bangkai kapal, sedangkan lima lainnya ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah.
Namun, pada Jumat malam terdapat pembaruan operasi yang menyebut total 11 jenazah dievakuasi pada hari ke-13, sehingga jumlah korban meninggal yang telah ditemukan kemudian dilaporkan mencapai 53 orang. Perbedaan angka tersebut berkaitan dengan waktu pembaruan data operasi, sehingga publikasi angka korban perlu mencantumkan waktu pencatatan.
Sementara itu, pada Sabtu (26/9/2026), tujuh jenazah kembali ditemukan di pesisir Sukamara. Karena temuan terbaru tersebut masih berada dalam proses penanganan dan identifikasi, angka kumulatif resmi korban meninggal sebaiknya mengikuti pembaruan posko Basarnas setelah seluruh temuan diregistrasi, bukan dengan menjumlahkan seluruh laporan lokasi secara manual.
Daftar nama korban KM Virgo yang telah ditemukan, baik korban selamat maupun korban meninggal dunia, terus diperbarui mengikuti hasil evakuasi dan identifikasi.
Untuk melihat nama-nama korban yang sudah terdata secara lengkap, termasuk korban yang telah teridentifikasi, pembaca dapat melihat artikel berikut: Daftar Korban Meninggal Kapal Virgo yang Teridentifikasi Hasil Evakuasi
Identitas Jenazah Masih Menunggu Proses Identifikasi
Penemuan jenazah di pesisir tidak otomatis berarti identitas korban sudah diketahui.
Jenazah yang ditemukan tanpa identitas harus melalui pemeriksaan dan proses identifikasi. Tim DVI menggunakan data postmortem dan antemortem untuk memastikan identitas korban.
Hal tersebut penting karena operasi pencarian berlangsung selama berhari-hari dan sebagian korban ditemukan di lokasi yang jauh dari titik tenggelamnya kapal.
Atribut yang melekat pada korban, seperti pakaian atau pelampung, dapat membantu proses pencocokan, tetapi kepastian identitas tetap menunggu pemeriksaan resmi.
Pencarian Korban Virgo Terus Diperluas
Pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih dilakukan melalui beberapa metode, termasuk penyelaman di sekitar bangkai kapal, penyisiran permukaan laut, pencarian dari udara serta penyisiran wilayah pesisir Kalimantan Tengah.
Basarnas menyatakan seluruh sumber daya SAR terus dikerahkan untuk menemukan korban yang masih dalam pencarian dan memberikan kepastian kepada keluarga.
Temuan korban di pesisir Sukamara pada Sabtu kembali menunjukkan pentingnya penyisiran wilayah pantai dan perairan yang berada jauh dari titik tenggelamnya kapal.
Dengan demikian, perkembangan pencarian korban KM Virgo kini mencakup dua lokasi utama, yaitu bangkai kapal di dasar Laut Jawa dan wilayah pesisir Kalimantan Tengah.
Operasi pencarian dan proses identifikasi masih menjadi perhatian utama hingga seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dan kepastian identitas diberikan kepada keluarga.
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Diterbitkan pertama kali oleh FAAL Redaksi Jam 18:47 Tanggal 26 September 2026 di Warta Bela Negara - WBN.
DARI REDAKSI
Kegiatan jurnalistik mengacu pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Berbadan Hukum : Pasal 1 angka 2, Pasal 9 ayat (2) , termasuk Pasal 4 ayat (3) kemerdekaan pers, Pasal 6 peranan pers, dan Pasal 8 perlindungan wartawan menjalankan tugas dan Peraturan Dewan Pers No. 5/Peraturan-DP/IV/2008 tentang Perlindungan Profesi Wartawan.
Catatan : Dalam Melaksanakan Tugas Wartawan Kami Dilengkapi ID Card Resmi dan memilki Barcode yang terhubung pada database atau teregistrasi di box redaksi
Tim Redaksi memeriksa setiap artikel yang dipublikasi sesuai : Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.
SANGAHAN
Pembaca berhak memperoleh informasi yang tepat, akurat dan benar serta dapat menggunakan hak jika ada keberatan dan koreksi melalui : Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai ketentuan UU Pers dan mekanisme yang berlaku.
Penerbit
Warta Bela Negara - WBN
Situs: wartabelanegara.com
Legal
PT Danakirti Media News
Nomor: AHU-0017454.AH.01.01.
Bisnis
PT Danakirti Media Groups
Nomor: AHU-0005878.AH.01.01-2022
NIB: 2801220007313
NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI: 58130, 63122, 63912



