*Babinsa Dampingi Perwakilan Korem dan Pemkab Gowa Ukur Lahan Rencana Pembangunan Jembatan Merah Putih*
GOWA — Langkah nyata dalam menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat di wilayah pedesaan kembali ditunjukkan. Pada hari Jumat (4/9), bertempat di Dusun Pakkolompo, Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, dilaksanakan kegiatan peninjauan dan pengukuran lokasi rencana pengusulan pembangunan Jembatan Merah Putih. Sabtu (05/09/2026).
Kegiatan penting ini didampingi secara langsung oleh Babinsa Koramil 1409-02/Parangloe, Serka Arifuddin, untuk memastikan proses peninjauan berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Hadir pula dalam peninjauan tersebut perwakilan Korem, Pak Nathan; Kepala Desa Borisallo, Sofyan; Staf Kecamatan Parangloe, M. Fajar; Staf Kesra Kecamatan Parangloe, Muliati; serta perwakilan masyarakat Dusun Pakkolompo.
Peninjauan dan pengukuran ini dilakukan sebagai langkah awal pengusulan pembangunan Jembatan Merah Putih yang selama ini menjadi dambaan serta kebutuhan mendesak bagi warga, khususnya di Dusun Pakkolompo.
Kehadiran jembatan ini nantinya memiliki nilai strategis yang sangat tinggi, yakni berfungsi untuk menghubungkan Kampung Pakkolompo dengan Kampung Trans Parangrita, sekaligus menjadi akses penghubung utama antara Desa Borisallo dan Desa Belapunranga.
Dengan terbangunnya infrastruktur ini, mobilitas warga, distribusi hasil bumi, serta akses perekonomian antarwilayah di Kecamatan Parangloe diharapkan akan semakin lancar dan maju.
WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Babinsa Dampingi Perwakilan Korem dan Pemkab Gowa Ukur Lahan Rencana Pembangunan Jembatan Merah Putih
Dibuat oleh Dewi Wati pada 18:29 WIB, 5 September 2026
Konten artikel berita ini telah melalui proses verifikasi sesuai standar jurnalistik oleh Tim Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.
INFORMASI HUKUM & ETIKA JURNALISTIK:
Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.



