TNI AD

Pasukan Ajusta di Tengah Kilauan Parang Masyarakat Pelauw

Aninggell
×

Pasukan Ajusta di Tengah Kilauan Parang Masyarakat Pelauw

Sebarkan artikel ini
logo warta bela negara

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 8 April 2026
Pasukan Ajusta Berada di Tengah Kilauan Parang Masyarakat Pelauw   WARTABELANEGARA, Ambon — Pos Ramil Pelauw yang tergabung dalam Satgas Satuan Organik Yonarmed 1 Kostrad turut andil dalam pengamanan kegiatan tradisi Ma’atenu atau yang sering
Pasukan Ajusta Berada di Tengah Kilauan Parang Masyarakat Pelauw   WARTABELANEGARA, Ambon — Pos Ramil Pelauw yang tergabung dalam Satgas Satuan Organik Yonarmed 1 Kostrad turut andil dalam pengamanan kegiatan tradisi Ma’atenu atau yang sering

Pasukan Ajusta Berada di Tengah Kilauan Parang Masyarakat Pelauw

 

WARTABELANEGARA, Ambon — Pos Ramil Pelauw yang tergabung dalam Satgas Satuan Organik Yonarmed 1 Kostrad turut andil dalam pengamanan kegiatan tradisi Ma’atenu atau yang sering disebut Atraksi Cakalele di Negeri Pelauw, Kec. Pulau Haruku, Kab. Maluku Tengah.

 

Dalam keterangan tertulis Penerangan Satgas pada hari Jumat (9/12/2022), Danpos Ramil Pelauw Letda Arm Eko menyampaikan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Pos terdekat yaitu Pos Ramil Kariu dan bekerja sama dengan Satuan Brimob Polda Maluku serta Polsek Pulau Haruku.

 

Tradisi Ma’atenu merupakan suatu tradisi turun-temurun dari nenek moyang warga Pelauw yang hingga saat ini masih terjaga kelestariannya. Menurut warga setempat, tradisi ini menggambarkan heroiknya perjuangan masyarakat Pelauw saat melawan penjajah.

 

“Ini merupakan atraksi pertunjukan kekebalan tubuh dari segala jenis senjata tajam. Tidak ada ritual khusus yang harus dilakukan oleh peserta tradisi tersebut, asalkan sudah mendapatkan ijin/restu dari orang tuanya, seluruh lelaki warga Pelauw dapat ambil bagian dalam kegiatan ini,” ungkap Danpos.

 

“Kegiatan ini harusnya secara rutin dilaksanakan setiap 3 tahun sekali, namun karena berbagai dinamika yang ada, terakhir kali tradisi ini dapat digelar pada tahun 2009. Untuk itu, karena ini kali pertama tergelarnya kembali Atraksi Cakalele setelah belasan tahun vakum, kami beserta aparat keamanan setempat menggelar pengamanan melekat guna mengantasipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” tambahnya.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XVI/Ptm (Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa, S.E., M.M), Kapolda Maluku (Irjen Pol Drs Lotharia Latif, S.H., M.Hum), Danlantamal IX Ambon (Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, M.M., M.T), Danrindam XVI/Ptm (Kolonel Inf Anggit Exton), Penjabat Bupati Maluku Tengah (Dr. Muhamat Marasabessy, SP., ST., M.Tech.) bersama Forkopimda Kab. Malteng, serta Dandim 1504/Ambon (Kolonel Inf Zamril Philiang).

Pasukan Ajusta di Tengah / wartabelanegara

Informasi Terkait: Baca rangkuman berita Nasional, Daerah, dan Internasional terbaru secara lengkap di halaman Berita Terkini Wartabelanegara .

Fingerprint: Warta Bela Negara - WBN-5570
Garut Berduka: Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Tewaskan 11 Orang
Berita

Operasi pemusnahan amunisi kedaluarsa oleh pihak militer berujung pada tragedi setelah terjadi ledakan susulan sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 11 orang tewas,

WARTA BELA NEGARA
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik wartabelanegara.com berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh Sesuai UU Pers No. 40/1999

Pasukan Ajusta Berada di Tengah Kilauan Parang Masyarakat Pelauw   WARTABELANEGARA, Ambon --- Pos Ramil Pelauw yang tergabung dalam Satgas Satuan Organik Yonarmed 1 Kostrad turut andil dalam pengamanan kegiatan tradisi Ma’atenu atau yang sering
Pasukan Ajusta Berada di Tengah Kilauan Parang Masyarakat Pelauw   WARTABELANEGARA, Ambon --- Pos Ramil Pelauw yang tergabung dalam Satgas Satuan Organik Yonarmed 1 Kostrad turut andil dalam pengamanan kegiatan tradisi Ma’atenu atau yang sering