BeritaSAR

Hari Keempat, SAR Cari 5 Wartawan Hilang Kontak

Amanda
×

Hari Keempat, SAR Cari 5 Wartawan Hilang Kontak

Sebarkan artikel ini
Hari Keempat, SAR Cari 5 Wartawan Hilang Kontak
Hari Keempat, SAR Cari 5 Wartawan Hilang Kontak

BANTEN, 11 September 2026Operasi SAR gabungan memasuki hari keempat untuk mencari lima wartawan dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Sebanyak 11 kapal dan lebih dari 300 personel dikerahkan dalam pencarian yang kini diperluas menjadi enam sektor.

Pencarian Diperluas Menjadi Enam Sektor

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan pengembangan sektor pencarian dilakukan berdasarkan arahan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii. Kabasarnas turut memantau langsung pelaksanaan operasi SAR gabungan bersama Gubernur Banten Andra Soni.

Menurut Hengki, pola pencarian mengalami perluasan secara bertahap sejak hari pertama. Pada hari pertama, pencarian dilakukan di tiga sektor, kemudian diperluas menjadi lima sektor pada hari kedua.

Memasuki hari ketiga, area pencarian kembali diperluas menjadi enam sektor. Pengembangan tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan upaya menemukan delapan orang yang masih hilang kontak.

11 Kapal Dikerahkan dalam Operasi SAR

Sebanyak 11 kapal dikerahkan untuk mendukung pencarian di perairan Selat Sunda. Unsur yang terlibat terdiri dari KRI, kapal Kepolisian, kapal Basarnas, serta kapal dari berbagai potensi SAR lainnya.

Selain unsur kapal, lebih dari 300 personel turut terlibat dalam operasi. Mereka terdiri dari personel yang melaksanakan pencarian di lapangan maupun unsur yang memberikan dukungan dari posko gabungan.

Hengki mengatakan seluruh unsur SAR terus bekerja sama dalam pelaksanaan pencarian. Setiap informasi dan data yang diperoleh dari lapangan dikumpulkan untuk menjadi bahan evaluasi operasi.

Unsur Laut dan Udara Dioptimalkan

Operasi pencarian dilakukan dengan mengoptimalkan unsur laut dan udara. Namun, pelaksanaan pencarian tetap mempertimbangkan keselamatan seluruh personel serta kondisi di lapangan.

Dalam pencarian melalui udara, kondisi jarak pandang yang terbatas menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan oleh tim. Kondisi tersebut turut menjadi pertimbangan dalam menentukan pelaksanaan operasi.

Data Lapangan Jadi Bahan Evaluasi

Seluruh informasi yang dikumpulkan dari lapangan terus dievaluasi untuk menentukan langkah pencarian berikutnya. Koordinasi antarunsur SAR juga dilakukan selama operasi berlangsung.

Hengki menyampaikan, Kabasarnas menegaskan pentingnya kerja sama seluruh unsur dalam mengumpulkan informasi dan data. Hasil pengumpulan tersebut menjadi dasar untuk mengevaluasi perkembangan operasi pencarian.

Keluarga Korban Mendapat Pendampingan Psikososial

Selain melakukan pencarian, Polda Banten memberikan dukungan psikososial kepada keluarga para korban. Pendampingan dilakukan selama proses operasi SAR masih berlangsung.

Hengki mengatakan pendampingan tersebut diberikan untuk membantu keluarga menghadapi kondisi yang terjadi. Menurut dia, keluarga saat ini masih berada dalam fase penyangkalan atau denial.

Karena itu, pendampingan psikologis terus dilakukan agar keluarga mendapatkan penguatan selama menunggu perkembangan operasi pencarian.

Masyarakat Diminta Patuhi Ketentuan di Sekitar Anak Krakatau

Dalam kesempatan tersebut, Hengki juga menyampaikan imbauan Kabasarnas kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat diminta mengikuti ketentuan yang dikeluarkan pemerintah daerah maupun kementerian dan lembaga yang berwenang. Imbauan tersebut ditujukan untuk menjaga keselamatan masyarakat yang melakukan aktivitas di kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau.

Operasi SAR gabungan hingga hari keempat masih terus dilakukan. Seluruh unsur yang terlibat tetap mengoptimalkan pencarian dengan mempertimbangkan informasi terbaru serta kondisi keselamatan di lapangan.

Penulis : Amanda

WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif :  Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.

Official Content: wartabelanegara.com | Hash: 16666476b68d772db0628e50d3aced39 | 2026

Konten artikel berita ini telah melalui proses verifikasi sesuai standar jurnalistik oleh Tim Redaksi untuk memastikan informasi yang akurat dan berimbang.

REGULASI & ETIKA JURNALISTIK:

Karya jurnalistik ini diproduksi dengan tunduk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers : Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber

Sesuai Pasal 1 butir 11 UU Pers, kami menyediakan ruang Hak Jawab bagi pihak yang merasa dirugikan.
Tag:
Penulis: Amanda Editor: Editor