WBN- WARTABELANEGARA.COM | Objektif - Informatif - Edukatif : Â Berita Terkini, Terbaru , Terpercaya.
Satgas Garuda Laksanakan Penyuluhan Dan Bantuan Kesehatan
WARTA BELA NEGARA, KONGO | Satgas Indonesian Rapid Deployment Battalion (Indo RDB) MONUSCO melaksanakan kegiatan Gender Based Violence yang dihadiri perwakilan Kontingen Indonesia, Nepal dan Bangladesh serta warga sipil. Kegiatan ini diselenggarakan di Rubhall BanRDB, Bunia, Democratic Republic of Congo, Jumat (08/12/2023).
Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman terkait kesetaraan gender. Karena berdasarkan data WHO, angka dari kekerasan berbasis gender masih sangat tinggi, sehingga adanya kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi seluruh peserta untuk berperan aktif dalam mewujudkan kesetaraan gender.
[irp]
“Saat ini, penting bagi kita untuk terus meningkatkan kesadaran tentang kekerasan berbasis gender dan bekerja sama untuk menghentikan siklus kekerasan ini,” ungkap Kapten Cba Farahdiba dalam sambutannya.
“Kita perlu mendukung korban kekerasan, memberikan pendidikan tentang kesetaraan gender, dan memastikan bahwa hukum yang melindungi korban ditegakkan dengan tegas.” ujar Dantim FET Satgas Indo RDB XXXIX-E/MONUSCO ini.
[irp]
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama serta pemeriksaan kesehatan kepada seluruh warga sipil yang hadir dalam kegiatan tersebut.(Puspen TNI)
[irp]
- https://wartabelanegara.com/lokakarya-pengarustamaan-gender-dalam-program-pengembangan-dan-ppsip-komponen-a/
- https://wartabelanegara.com/kemendagri-melakukan-peningkatan-kualitas-sdm-dengan-mengangkat-peran-perempuan/
Artikel ini masuk dalam: Berita Internasional, Kongo, Satgas Indonesian Rapid Deployment Battalion (Indo RDB).
Berita Terbaru
- Koramil 1408-09/Tamalate Gelar Karya Bhakti Pembersihan Selokan Antisipasi Banjir di Musim Hujan
- Bersinergi dengan Ketua RT dan RW, Satlinmas Barombong Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif Melalui Patroli Wilayah dan Posko Bersama Kelurahan Barombong
- Biddokkes Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Hasil Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, 1 Korban Teridentifikasi











